JENIS-JENIS PROFESI DAN SERTIFIKASI DALAM BIDANG TI

PENGEMBANGAN SOFTWARE DEVELOPMENT
software-development-620x400
Software Engineering adalah bidang yang paling abstrak di dunia IT. Output yang dihasilkan hanya dapat dirasakan oleh user berupa informasi yang dapat mengoptimalkan berbagai macam pekerjaan. Server atau hardware komputer sebesar apapun bila tidak memiliki software didalamnya maka bagaikan seonggok pajangan yang entah cocok atau tidak untuk di pajang..:)
Manfaat penggunaan software komputer memang beragam bagi berbagai kalangan. Ada yang menganggapnya hanya sebagai pelengkap, prestis bahkan sampai ada yang akan mengalami kerugian besar bila software aplikasinya tidak berfungsi dengan baik. Karena itu, penghargaan kepada orang-orang yang bekerja di bidang ini bisa berbeda-beda di berbagai perusahaan.
Apapun jenis software yang dibangun, para pekerja di bidang ini dituntut memiliki logika dan ingatan yang kuat. Kemampuan untuk melihat suatu hal secara garis besar, menyeluruh dan juga secara detail hingga sekeil-kecilnya. Selain itu yang paling penting untuk sukses di bidang ini adalah ketekunan untuk belajar dan terus mengembangkan kemampuannya, karena bidang ini secara tetap akan terus berubah (constantly changing) dan berkembang seiring dengan perubahan zaman.
Dalam waktu 5 tahun, keahlian di salah satu teknologi tertentu dapat dianggap ketinggalan zaman (obsolete). Contohnya VB6 yang sangat populer di tahun 1998 support-nya sudah dihentikan di tahun 2008. Berarti aplikasi yang ditulis menggunakan teknologi ini tidak dijamin kompatibilitasnya dengan sistem operasi yang di-release setelah tahun 2008. Mau tidak mau sebagian besar programmer VB6 harus migrasi ke VB.Net dan “patuh” dengan aturan-aturan .Net Framework

Berikut ini daftar beberapa profesi di bidang IT beserta deskripsi sederhananya:
1.Programmer/Developer
Profesi programmer/developer adalah profesi yang paling sering terdengar, karena profesi ini sudah ada sejak diciptakannya komputer itu sendiri. Profesional dalam bidang software development dan consulting umumnya pernah meniti karir sebagai seorang programmer. Keahlian dalam algoritma dan penguasaan terhadap salah satu atau beberapa bahasa memprograman mutlak diperlukan oleh seorang programmer. Programer adalah profesi inti dan tulang punggung dalam software development karena tidak akan terwujud sebuah software aplikasi tanpa adanya programmer, sedangkan tanpa didukung profesi lainnya, seorang programmer dapat membuat sebuah aplikasi yang berguna walaupun dengan cakupan terbatas.
Berdasarkan jenis programming dan output yang dihasilkan, programmer sendiri ada beberapa macam yaitu:
1.1.Hardware Programmer

Hardware programmer sebenarnya adalah bagian dari hardware engineer. Sesuai namanya, mereka melakukan programming secara low level terhadap hardware, misalnya mikrokontroler, embeded sistem, PLC atau device lainnya. Pada awal diciptakannya komputer, programmer jenis ini lebih dominan karena cara memprogram komputer waktu itu mirip dengan cara memprogram mikrokontroller saat ini. Bahasa yang digunakan dulunya adalah bahasa mesin tetapi saat ini cenderung digunakan bahasa assembly dan C.

1.2. System Programmer

Dalam pekerjaannya, system programmer menggunakan low level dan medium level language. Biasanya mereka dipekerjakan dalam pengembangan sistem operasi dan modul-modul pendukungnya. Para pengembangan driver untuk periferal dan programming dalam SIM/UIM card juga digolongkan ke programmer jenis ini. Perbedaan system programmer dengan hardware programmer adalah: System programmer bekerja pada tahap pengembangan suatu platform / sistem operasi atau yang terkait erat dengannya untuk dijadikan sebagai landasan (platform) bagi pengembangan selanjutnya, sedangkan hardware programmer bekerja pada tahap implementasi suatu produk agar sesuai dengan requirement end user. Programmer jenis ini biasa menggunakan bahasa Assembly, C/C++ dan kemungkinan C# dikemudian hari bila sistem operasi yang menggunakan managed code (.Net) benar-benar diluncurkan.
1.3. Application Programmer

Bagi yang sering mendengar profesi “Application Developer”, “Software Developer”, “Web Developer”, “Enterprise Developer” atau “Developer” saja, profesi-profesi tersebut tergolong sebagai Application programmer. Programmer jenis inilah yang paling banyak dan populer di dunia kerja terutama di Indonesia. Hal ini disebabkan karena aplikasi adalah jenis software yang paling banyak di gunakan.
Perbedaan istilah “application” dengan “software”. Singkatnya, dalam dunia IT, yang disebut application sudah pasti adalah sebuah software, sedangkan software belum tentu sebuah application. Software yang bukan termasuk aplikasi contohnya adalah operating system, device driver, protocol dll. Sedangkan yang dikenal sebagai aplikasi adalah software seperti office suite, image editor, games, sistem informasi retail/swalayan, sistem informasi pendidikan, sistem informasi hotel/retaurant, sistem informasi manajeman gudang, sistem informasi logistik, ERP (Enterprise Resource Planning), SCM (Suply Chain Managemant), CRM (Customer Relationship Managemant) , sistem bank, sistem airline dan masih banyak lainnya.
Dalam pekerjaannya, application programmer menggunakan high level language seperti Java, C#, Visual Basic (VB), VB.Net, Delphi, PHP dll. Dengan menggunakan high level language, proses pengembangan akan lebih mudah dan lebih cepat. Hal ini sesuai dengan tuntutan kebutuhan customer yang terus berkembang dengan cepat.
Dalam hal cakupan keahlian yang dibutuhkan, secara kasar jenis aplikasi dapat dibagi menjadi:
• Desktop Application (aplikasi yang berwujud Windows Form, WPF, XWindows atau jenis GUI lainnya yang berjalan di O/S masing-masing)
• Web Application (aplikasi yang user interface-nya berwujud HTML dan diakses dengan web browser, biasa dikembangkan dengan framework PHP, ASP.Net, Java, Spring, Ruby on Rails dll )
• Database Application (aplikasi yang memerlukan akses ke database menggunakan teknologi seperti ADO.Net, OLEDB, ODBC, JDBC, ORM, Hibernate dll)
• Distributed Application (aplikasi terdistribusi/server service seperti Web Service, J2EE, WCF, COM+ dll)
Walaupun digolongkan dalam ke empat macam keahlian tersebut, seringkali seorang application programmer harus memiliki keahlian di beberapa jenis aplikasi untuk dapat menghasilkan aplikasi yang berguna. Contohnya: Web programmer harus memiliki kemampuan dalam web application dan database application untuk dapat mengembangkan aplikasi web yang memerlukan database sebagai penyimpanan data. Tidak sedikit pula programmer yang memiliki keahlian di seluruh jenis aplikasi sehingga sering disebut disebut enterprise application developer.
Programmer/Developer:
Tugas:
1. Membangun/mengembangkan software terutama pada tahap construction dengan melakukan coding dengan bahasa pemprograman yang ditentukan
2. Mengimplementasikan requiremant dan desain proses bisnis ke komputer dengan menggunakan algoritma /logika dan bahasa pemprograman
3. Melakukan testing terhadap software bila diperlukan
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai Algoritma dan logika pemprograman (ini penting sekali)
2. Memahami metode, best practice dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membaca dan menerapkan)
3. Menguasai salah satu atau beberapa bahasa pemprograman populer seperti C++, VB, PHP, C#, Java, Ruby dll (untuk web developer perlu juga menguasai HTML, DHTML, CSS, JavaScript dan AJAX)
4. Memahami RDBMS dan SQL (Structured Query Language)
5. Menguasai bahasa Inggris (hal ini sangat penting saat ini karena bahasa en-US merupakan bahasa ibu di dunia IT)
Latar Belakang:
Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Matematika pemusatan studi Komputasi

software_development3
2. System Analyst

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, kebutuhan aplikasi komputer semakin kompleks. Ada kalanya proses bisnis dan permasalahan dalam suatu organisasi cukup kompleks untuk dijabarkan secara langsung ke sebuah software aplikasi. Biasanya para manajer/direksi perusahaan memahami secara detail mengenai proses bisnis di perusahaannya, misalnya dari sejak procurement, purchasing, manufacturing, warehousing, marketing, accounting dll, tetapi mereka biasanya kurang memahami mengenai bagaimana implementasinya secara teknis dalam software aplikasi. Kemudian seorang programmer biasanya terlalu berkutat dengan coding, algoritma dan hal-hal yang technical sehingga kadang mengalami kesulitan dalam memahami proses bisnis menyeluruh yang umumnya terjadi di organisasi/perusahaan tertentu.
Untuk menjembatani celah ini, maka diperlukan seorang “System Analyst”. Seorang system analyst di satu sisi diharuskan memiliki keahlian dalam menganalisis proses bisnis (problem domain) untuk dapat menghasilkan sebuah SRS (software Requiremant Spesification) dan di sisi lain menguasai aspek technical dan implementasinya dalam software aplikasi (solution domain) untuk dapat menghasilkan DDD (Detailed Design Document). Seorang system analyst biasanya berangkat dari seorang programmer yang sudah mahir dan berpengalaman dalam software development. Kemampuannya dalam menangkap requirement dan proses bisnis, ketajaman analisis mengenai celah-celah dalam sistem serta kemampuan merekomendasikan solusi terbaik secara technical sangat diperlukan dalam mengembangkan software yang berkualitas dan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja proses bisnis suatu organisasi.
System analyst bekerja pada tahap requirement dan design, walaupun kadangkala juga diperlukan untuk menyeberang dari tahap requirement dan design ke tahap construction/implementaion (coding/programming). Tentunya ini wajar karena biasanya seorang system analyst dahulunya juga seorang programmer. Tetapi seorang yang benar-benar diposisikan sebagai system analyst, tugas utamanya adalah membuat requirement dan desain software.
catatan:
Untuk mengetahui lebih detail mengenai tahap pengembangan software (SDLC) akan saya jelaskan di artikel lainnya.
Kita sering mendengar istilah Programmer Analyst atau Analyst Programmer. Kedua profesi ini terdengar mirip, hanya saja dominasi pekerjaannya yang lebih ditekankan untuk diletakkan di depan istilah tersebut. Programmer Analyst adalah seorang programmer yang kadang kala bekerja sebagai system analyst tetapi dengan porsi yang lebih sedikit daripada sebagai programmer. Begitu pula sebaliknya untuk Analyst Programmer. Saya tidak bisa memastikan apakah penggunaan istilah itu benar secara bahasa tetapi profesi/posisi semacam itu memang ada di dunia kerja dan dicantumkan dalam iklan lowongan pekerjaan.
System Analyst:
Tugas:
1. Membangun/mengembangkan software terutama pada tahap requirement, design dan sebagian dalam tahap construction/implementation
2. Membuat dokumen requiremant dan desain software berdasarkan proses bisnis customer/client
3. Membuat proposal dan mempresentasikannya di hadapan stake holder / customer / client
4. Membuat desain database bila aplikasi yang akan di bangun memerlukan database
5. Membangun/mengembangkan framework/library untuk digunakan dalam pengembangan software oleh programmer
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer
2. Menguasai metode, best practice pemprograman dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membangun/mendesain)
3. Menguasai SQL,ERD dan RDBMS secara lebih mendalam
4. Memahami tentang arsitektur aplikasi dan teknologi terkini
Latar Belakang:
Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Matematika pemusatan studi Komputasi
3. Software Quality Assurance Engineer
Software Quality Assurance (SQA) engineer mungkin agak jarang terdengar di dunia kerja. Hal ini mungkin karena di Indonesia belum banyak lowongan kerja yang mencantumkan posisi ini. Bila anda pernah mendengar posisi “Software Tester”, maka itu termasuk dalam profesi ini. Salah satu tugas SQA engineer memang melakukan testing terhadap software, tetapi bukan itu saja sebenarnya pekerjaan profesi ini.
Dalam perusahaan software development yang cukup mapan dan telah menangani banyak proyek besar, SQA engineer sangat diperlukan terutama untuk menghasilkan software yang berkualitas. Tugas SQA engineer diantaranya adalah melakukan “quality assurance” (QA) dan “quality check” (QC) terhadap software. Pengembangan software harus sesuai dengan prosedur standar yang telah ditetapkan (QA) dan harus melalui proses testing (QC) yang sesuai. Di sinilah tugas SQA engineer untuk memonitor proses software development dan memperbaiki standar yang ada (improve) bila masi memiliki kelemahan.
Dalam software development, terdapat beberapa resiko yang ditanggung oleh para stake holders. Seperti terjadinya bug/defect, waktu pengembangan yang semakin panjang, resource yang semakin bertambah ataupun kendala-kendala lain yang tidak diperkirakan sebelumnya. Tugas SQA engineer yang persifat preventif adalah dengan meminimalisir resiko-resiko ini.
Untuk menilai kemapanan sebuah perusahaan, terutama yang bergerak dalam bidang software development, terdapat beberapa standar seperti CMMI Capability Maturity Model Integration. Singkatnya, makin tinggi level CMMI sebuah perusahaan, resiko project yang ditanganinya akan semakin kecil. Dengan begitu perusahaan dengan level CMMI yang tinggi dianggap sudah mapan dan dipercaya untuk mengerjakan proyek-proyek besar. Salah satu tugas SQA engineer adalah mengusahakan agar perusahaannya lulus sertifikasi CMMI di level tertentu.
Software Quality Assurance Engineer:
Tugas:
1. Memonitor jalannya proyek software development apakah sudah sesuai dengan standar dan prosedur yang ada
2. Merancang dan membuat test case / skenario software testing
3. Melakukan testing sesuai dengan test case / skenario
4. Merumuskan dan merancang peningkatkan efisiensi dan efektifitas standar proses yang digunakan
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai hal-hal yang berhubungan dengan software testing (test plan, test case, testing automation, functionality testing, regression testing dll)
2. Memahami tentang perinsip kerja software sesuai dengan platformnya masing-masing
3. Memahami tentang SDLC dan metodologi software development seperti RUP, Agile, XP, Scrum dll
4. Memahami standarisasi seperti CMMI
5. Menguasai penulisan dokumen dan komunikasi verbal dengan baik (dalam bahasa Inggris dan Indonesia)
Latar Belakang:
Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika
4. Software Engineer
Profesi software engineer sebenarnya ada kemiripannya dengan profesi programmer, system analyst ataupun SQA engineer. Yang membedakannya adalah software engineer memerlukan keahlian lebih mendalam dalam hal SDLC (Software Development Life Cycle) yaitu seluruh proses yang harus dijalani dalam pengembangan software. Pada level tertentu, seorang software engineer juga harus menguasai manajeman proyek software development. Salah satu standar SDLC yang umum digunakan dalam software engineering adalah SWEBOK (Software Engineering Body of Knowledge).
Kompleksitas dalam software develompment dari tahun-ketahun semakin kompleks dan jauh lebih kompleks dibandingkan pada saat awal komputer diciptakan. Untuk itulah para ahli dalam bidang software engineering menyusun berbagai metodologi untuk mengoptimalkan software development process agar dapat menghasilkan produk software yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Keahlian unik seorang software engineer adalah kemampuannya untuk merekomendasikan dan menerapkan metodologi software development terbaik dalam sebuah proyek. Metode-metode software development populer seperti RUP, Agile, Scrum, XP, TDD, BDD memiliki keunggulan dan kelemahan dan tentunya diperlukan keahlian dan pengalaman dalam merekomendasikan dan mengimplementasikan metode yang paling cocok dalam sebuah proyek software development.
Bila programmer dan system analyst ada yang dipekerjakan di perusahaan-perusahaan yang core business-nya bukan software, software engineer umumnya dipekerjakan di perusahaan-perusahaan software development. Bila sebuah perusahaan memerlukan karyawan dengan posisi software engineer, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut memerlukan karyawan yang dapat ditempatkan secara fleksibel. Misalnya di sebuah proyek, karyawan A dapat diposisikan sebagai programmer dalam tahap construction, sedangkan dalam proyek lainnya si A dapat diposisikan sebagai system analyst dalam tahap requirement dan design. Dapat pula si A diposisikan sebagai software tester, SQA engineer ataupun di posisi mana saja dalam SDLC.
Kemampuan untuk menguasai seluruh disiplin dalam SDLC tidak membuat software engineer selalu lebih unggul daripada programmer, system analyst atau SQA engineer. Pada tingkatan yang sama, misalnya pengalaman kerja 5 tahun, seorang sistem analyst tentunya lebih ahli dalam menangkap requirement dan bisnis proses serta membuat proposal. Seorang programmer tentunya lebih menguasai secara mendalam bahasa pemprograman dan IDE (Integrated Development Environment) tools serta trik-trik tertentu dalam bahasa pemprograman. Seorang SQA engineer lebih menguasai software testing dan quality assurance. Diluar hal itu, semuanya bergantung pada pribadi masing-masing dalam mengembangkan keahliannya di profesi apapun.

Software Engineer:
Tugas:
1. Melakukan tugas-tugas programmer, system analyst dan sebagian tugas SQA engineer
2. Merekomendasikan dan menerapkan metodologi terbaik dalam sebuah proyek software development
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer, system analyst dan SQA engineer (dalam porsi yang lebih sedikit)
2. Menguasai SDLC berdasarkan SWEBOK (requirement, design, implementation/construction, testing, maintenance)
3. Menguasai metodologi software development seperti RUP, Agile, XP, Scrum dll
Latar Belakang:
Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Matematika pemusatan studi Komputasi
4. Database Administrator (DBA)

Profesi Database Administrator (DBA) terkait erat dengan programmer dan system analyst. Seorang DBA biasanya pernah menjadi seorang programmer tetapi pekerjaannya lebih sering berkaitan dengan database. Perbedaannya dengan database application programmer adalah seorang DBA memiliki keahlian lebih mendalam dalam hal desain, optimasi dan manajemen RDBMS (Relational Database Managemant System) tertentu seperti Oracle, SQL Server, MySQL dll. Tentunya penguasaan terhadap SQL (Structured Query Language) mutlak diperlukan. DBA harus memiliki keahlian menterjemahkan requirement proses bisnis ke obyek-obyek dalam database seperti tabel, query\view dan stored procedure disamping keahliannya dalam optimasi database seperti tuning, indexing, clustering, backup data, maintain high availability dan sebagainya.
Salah satu tugas sehari-hari seorang DBA adalah memaintain database baik produksi, backup maupun development dalam perusahaan yang membutuhkan aplikasi database berskala besar untuk operasionalnya sehari-hari. Karena itu selain hal-hal yang berhubungan dengan software, seorang DBA juga perlu memahami beberapa hal tentang hardware seperti teknologi server, storage devices dll agar dapat merekomendasikan database yang optimal. Pengetahuan tentang server clustering, storage array network (SAN), RAID, backup devices dan optimalisasinya merupakan keahlian unik seorang DBA.
Dengan semakin berkembangnya berbagai teknologi ORM (object relational mapping), maka di kemudian hari pekerjaan programmer dan DBA akan semakin dapat dipisahkan. Bila di masa lalu banyak programmer yang merangkap sebagai DBA, di masa depan bisa jadi programmer semakin jarang menggunakan SQL karena semuanya sudah ditangani oleh komponen ORM. Di sinilah perbedaan bidang keahlian seorang DBA menjadi lebih terlihat dibandingkan dengan seorang programmer.
Dahulu untuk mencari orang yang memiliki keahlian dalam bidang jaringan, server dan database, Hasilnya orang seperti itu tidak pernah ditemukan, karena itu sama saja menggabungkan kemampuan System Administrator dengan Database Administrator. Seorang System Administrator berlatar belakang computer system & networking Seorang DBA sebenarnya berlatar belakang software development. Dua hal tersebut bagaikan jalan bercabang yang harus dipilih oleh seorang profesional IT di awal karirnya.
Database Administrator:
Tugas:
1. Merancang dan membangun database dalam sebuah sistem
2. Merekomendasikan solusi terbaik dalam implementasi database baik dalam hal software maupun hardware
3. Memaintain database agar dapat berjalan dengan baik dan optimal
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai ERD, SQL dan desain database secara mendalam
2. Menguasai berbagai teknik optimalisasi/tuning, backup dan maintain database
3. Menguasai secara mendalam salah satu atau lebih RDBMS beserta tools yang ada.
4. Memahami tentang salah satu platform/bahasa pemprograman untuk mengakses database
5. Menguasai teknologi server, storage, operating system yang berkaitan dengan implementasi database
Latar Belakang:
Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer
5. Software Architect
Software architect atau kadang disebut juga sebagai Technical Architect biasanya bekerja di perusahaan software development yang memiliki produk-produk software yang cukup besar dan kompleks. software architect bertugas untuk mendesain dan merekomendasikan secara technical mengenai bagaimana dan apa yang diperlukan dalam mengembangkan produk software tersebut. Profesional di bidang ini biasanya pernah meniti karir sebagai programmer, software engineer atau system analyst.
Bila system analyst harus memiliki pengetahuan yang berimbang antara proses bisnis (problem domain) dan software technology (solution domain), seorang architect dituntut untuk menguasai software technology secara lebih mendalam. Kemampuannya dalam hal technical sangat diperlukan dalam proyek-proyek software development berskala besar dan kompleks, dimana keputusan dalam pemilihan teknologi yang paling tepat dan penguasaanya sangat menentukan kesuksesan proyek. Keahlian utama seorang software architect adalah dalam bidang software design dan software development technology.
Software Architect:
Tugas:
1. Merekomendasikan teknologi yang paling cocok untuk mengembangkan produk software
2. Membuat standar-standar software development yang akan digunakan oleh tim programmer / developer
3. Membuat rancangan/desain software dan proses pengembangannya secara keseluruhan
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer, system analyst dan software engineer
2. Menguasai secara mendalam tentang software development technology
3. Menguasai penulisan dokumen dengan baik (dalam bahasa Inggris dan Indonesia)
Latar Belakang:
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Manajemen Informatika
6. Software Implementer
Software implementer kadang desebut sebagai “Implementer” atau “Software Support”. Profesi ini kedengarannya mirip dengan “System Support” di dunia Computer System & Networking (lihat di “Profesi di dunia IT Bagian 1″). Memang secara pekerjaan ada kemiripan, tetapi sesuai penamaannya, dalam hal sesuatu yang disupport tentu sudah terlihat perbedaannya. Profesi software implementer tidak tergolong dalam bidang software development melainkan lebih dekat ke bidang software consulting.
Seorang software implementer/support bertugas men-support produk software yang akan diimplementasikan di sisi client/customer baik instalasi setting konfigurasi, modifikasi dan pelatihan untuk user-usernya. Umumnya software support tidak berurusan dengan masalah hardware/jaringan melainkan lebih ke produk software yang di support. seorang software implementer/support dibutuhkan dalam implementasi software yang cukup besar dan kompleks seperti software perbankan, asuransi, airline dll
Software Implementer / Support
Tugas:
1. Melakukan instalasi/implementasi serta setting produk software di sisi client/customer
2. Memelihara dan memastikan software yang sudah diimplementasikan berjalan dengan baik
3. Melakuakan troubleshooting terhadap produk software
4. Memberikan pelatihan (training) kepada para pengguna software
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai secara mendalam produk software yang akan diimplementasikan
2. Menguasai teknologi platform / sistem poperasi/ middleware (bila ada) yang dibutuhkan oleh produk software yang disupport
3. Memahami insalasi, setting & troubleshooting produk software yang diimplementasikan
Latar Belakang:
Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Teknik Elektro (Pemusatan Studi Komputer)
7. Technical Consultant
Technical Consultan atau kadang disebut sebagai “Consultant” saja sesuai namanya bekerja sebagai konsultan IT. Tugas utama seorang konsultan adalah merekomendasika solusi teknologi IT terbaik untuk memecahkan masalah yang ada. Bila seorang software architect lebih menguasai solution domain, seorang technical consultant lebih menguasai problem domain. Seorang technical consultant mirip seorang system analyst yang lebih sering membuat konsep proses bisnis dan requirment daripada melakukan design atau coding. Technical consultant tentunya juga menguasai teknologi software development tetapi pada level yang lebih umum dan luas (high level) dan lebih condong termasuk dalam bidang software consulting.
Berbeda dengan software architect yang lebih banyak bekerja secara internal dalam perusahaan, technical consultant lebih banyak bekerja untuk memberikan konsultasi kepada client/customer dan lebih banyak berhadapan dengan banyak orang. Untuk itu dibutuhkan interpersonal dan writing skill yang memadai.
Apabila anda sering mendengar istilah ERP (Enterprise Resource Planning) consultant, profesi tersebut termasuk dalam technical consultant. seorang ERP consultant tentunya harus menguasai proses bisnis enterprise dan bagaimana mengimplementasikannya dalam produk software yang dikuasai / direkomndasikannya. Pada tulisan mengenai “Profesi di dunia IT Bagian 1″, IT specialist mirip dengan technical consultant dalam hal rekomendasi dan implementasi IT. Perbedaannya adalah, technical consultant lebih menguasai proses bisnis dan software sedangkan IT specialist lebih meguasai hardware dan jaringan serta software secara garis besar
Bila bekerja pada perusahaan yang menjual produk software, technical consultant biasanya lebih banyak bekerja pada tahap pre-sales. Pada tahap implementasi, technical consultant bekerja sama dengan software implementer. Setelah software terimplementasi (after sales), software implementer / support akan lebih banyak berperan dalam operasionalnya. Technical consultant akan diperlukan lagi bila ada perubahan proses bisnis, modifikasi atau penambahan modul yang cukup kompleks dalam software tersebut
Technical Consultant:
Tugas:
1. Memberikan konsultansi/rekomendasi mengenai solusi IT terbaik untuk memecahkan masalah
2. Membuat dokumen seperti proposal, requirement dan desain software secara umum
3. Melakukan pelatihan (training) kepada para pengguna software
Keahlian yang Diperlukan:
1. Berpengalaman dan menguasai berbagai macam proses bisnis enterprise atau jenis bisnis terentu
2. Menguasai teknologi IT secara luas
3. Menguasai secara mendalam tentang solusi software yang direkomendasikan
4. Menguasai penulisan dokumen dan komunikasi verbal dengan baik (dalam bahasa Inggris dan Indonesia)
Latar Belakang:
Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Teknik Elektro (Pemusatan Studi Komputer)
8. User Interface Designer
Mungkin anda agak jarang mendengar nama profesi seperti ini karena memang istilah ini jarang digunakan. Ada iklan lowongan pekerjaan yang menggunakan istilah “User Interface Designer”, tetapi lebih sering digunakan istilah “Web Designer” untuk posisi tersebut.
Profesi yang terakhir ini memang agak sedikit berbeda dengan profesi-profesi sebelumnya karena orang-orang sukses di bidang ini umumnya memiliki bakat seni sekaligus kemampuan technical. Seorang user interface designer harus dapat membuat desain web yang manis, serasi, user friendly tetapi tetap efisien karena Internet memiliki bandwidth yang terbatas. Karena profesional di bidang ini lebih sering dipekerjakan dalam web development, maka profesi ini lebih sering disebut sebagai web designer.
Selain menguasai programming terutama web programming, seorang web designer juga harus menguasai tools dalam image design dan animasi seperti produk-produk Adobe/Macromedia, Corel dll. Dalam web development, user interface designer bekerja bahu-membahu dengan web programmer/developer untuk menghasilkan aplikasi web yang baik dalam hal tampilan dan fungsionalitas. Tampilan yang baik, menarik dan user friendly akan membuat aplikasi web tersebut dinilai lebih bermutu.
Kadang kala user interface designer juga disertakan dalam proyek-proyek non web, misalnya untuk membuat design icon, splash screen, logo dll. Contohnya, dewasa ini di platform Microsoft.Net dikenal adanya teknologi WPF (Windows Presentation Foundation). Dengan menggunakan teknologi ini, desain tampilan aplikasi desktop dapat dipisahkan dengan coding-nya. Seorang user interface designer dapat bekerja pada desain tampilan menggunakan XAML, sedangkan programmer/developer mengerjakan coding-nya di code-behind menggunakan C# atau VB.Net. Karena itulah profesi ini menurut saya lebih tepat dinamakan user interface designer.
User Interface Designer:
Tugas:
1. Mendesain user interface agar menarik dan serasi secara visual dan user friendly
2. Mendesain image/gambar/animasi yang akan digunakan di tampilan user interface (UI) software aplikasi
Keahlian yang Diperlukan:
1. Memiliki bakat/minat di seni rupa / desain visual
2. Memahami dasar-dasar pemprograman baik web maupun secara umum
3. Menguasai scripting untuk user interface seperti seperti HTML, DHTML, CSS, JavaScript, action script, XAML dll.
4. Menguasai tools manipulasi image dan animasi
software_development

Sertifikasi Di Bidang Teknologi Informasi (IT)

contoh sertifikat IT
Dewasa ini Perkembangan Teknologi saat ini sangat pesat. Hampir semua dari bidang memakai teknologi yang berbasis komputer. Untuk itu, kita sebagai orang-orang yang bekerja diruang lingkup IT haruslah meningkatkan professionalisme kita agar profesi kita tidak diambil dan dikuasai oleh orang-orang yang bukan dari dasarnya orang IT. Teknologi Informasi ( IT ) merupakan teknologi yang selalu berkembang baik secara revolusioner (seperti misalnya perkembangan dunia perangkat keras) maupun yanglebih bersifat evolusioner ( seperti yang terjadi pada perkembangan perangkat lunak ). Jika mau membuat diri kita berbeda, membutuhkan respek dalam pekerjaan, dan jika mau mendapatkan pendapatan lebih, kita harus berbuat lebih dari pada sekedar mengejar sertifikasi saja. Kita perlu meningkat pengalaman, dedikasi dan kerja keras serta mengikuti perkembangan. Seperti umumnya dimana pun, yang lebih penting dari sertifikasi itu sendiri adalah kemampuan yang sebenarnya dan pengetahuanyang mendasar diberbagai informasi mengenai bidang tersebut. Banyak alasan untuk mendapatkan sertifikasi IT (Information Technology).
Hal utama adalah sertifikasi di bidang Teknologi Informasi dan Telekomunikasi memberikan kredibilitas bagi pemegangnya. Sertifikasi IT menunjukkan para Professional TeknologiInformasi memiliki pengetahuan dan kompetensi yang dapat dibuktikan. Sertifikasi IT juga memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan, khususnya dalam pasar globalkarena kemampuan dan pengetahuan Profesional Teknologi Informasi danTelekomunikasi telah diuji dan didokumentasikan. Ada banyak keuntungan yang dapat menjadi tambahan alasan untuk mempertimbangkan mengambil sertifikasi IT.

Jenis Sertifikasi IT
Pada dasarnya sertifikasi IT ini dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu Vendor Based dan Vendor Neutral.

Vendor Based
Sertifikasi vendor based adalah sertifikasi IT yg dikeluarkan oleh vendor tertentu dan materi ujiannya jelas mengacu pada produk atau teknologi yg memang dirilis oleh vendor tersebut. Contoh vendor yang merilis sertifikasi ini diantaranya Microsoft, Cisco, Oracle, Symantec, HP, Huawei, dst. Contoh title sertifikasinya misalnya MCTS, MCITP, OCP, CCNA, dst.

Vendor Neutral
Sesuai namanya, sertifikasi ini dirilis oleh suatu badan atau organisasi yg tidak terikat ke vendor manapun, dengan kata lain cakupannya global. Materi ujian untuk sertifikasi ini jelas sangat luas dan tentunya kita juga harus mengetahui produk dan teknologi dari multiple vendor. Dan karena cakupannya global maka sertifikasi Vendor Neutral umumnya memiliki rating yang lebih tinggi dibandingkan sertifikasi Vendor Based. Contoh organisasi yg merilis sertifikasi ini misalnya CompTIA serta EC-Council, dan contoh title sertifikasinya misalnya A+, Network+, CEP, CEH, dst.

Penyelenggara dan Pengatur Ujian
Seperti telah disinggung diatas, cara untuk mendapatkan sertifikasi ini sangat mudah, yaitu dengan mengikuti ujian di tempat2 khusus ujian. Ada banyak perusahaan yg bertindak sebagai penyelenggara ujian ini, namun dari sekian banyaknya hanya ada 3 perusahaan resmi yang umum terlibat sebagai penyelenggara ujian ini, yaitu Prometric, Pearson Vue (sering disingkat Vue saja), dan Certiport. Perusahaan2 tsb kemudian menunjuk perwakilan / partner di tiap2 negara untuk mempermudah proses pelaksanaan ujian ini. Dengan demikian, kita mengikuti ujian di perusahaan yg menjadi perwakilan / partner tersebut atau yg umum disebut dgn Authorized Test Center (ATC).

Materi UJian
Ini adalah hal yg sering ditanyakan oleh orang2 yg berminat untuk mengikuti ujian sertifikasi, yaitu materi ujian apa yg sebaiknya diambil ? jawabannya jelas kembali ke diri kita masing2. Apa bidang yg kita kuasai maka itulah materi ujian yg sebaiknya kita ambil. Jangan pernah mengambil ujian sertifikasi karena trend atau sedang populer. Misalnya saat CCNA sedang populer maka kita ikut2an ambil ujian tersebut, padahal bidang yg kita kuasai adalah programming. Alhasil banyak orang yg gagal karena ikut2an trend tersebut. Ingat, sertifikasi yg kita ambil merupakan sebuah bukti pengakuan dari keahlian yg kita miliki.

Oleh karenanya, pikirkan baik-baik apa keahlian yg memang kita miliki / kita kuasai. Jika merasa belum memiliki keahlian apapun, kembalikan ke minat kita sendiri atau ke bidang pekerjaan yg sedang digeluti. Misalnya kita berminat untuk mempelajari Linux dan bercita2 ingin menjadi seorang Linux Administrator, maka cari tau terlebih dahulu vendor mana saja yg menyediakan sertifikasi Linux tersebut, apa saja garis besar materi ujiannya, berapa biaya ujiannya, dimana bisa mengikuti ujian tersebut, dan info2 lainnya yg dirasa perlu. Dengan adanya Internet, tentunya sangat mudah sekali mencari informasi2 tersebut.

Setiap materi ujian IT juga selalu memiliki kode yang unik yg lazim disebut dengan kode ujian atau Exam Code. Jadi jika telah menemukan materi ujian yang ingin diambil, perhatikan baik-baik kode ujiannya. Kode ujian ini bisa didapatkan di situs vendor atau di situs organisasi yg membuat ujian tersebut. Gambar berikut ini memperlihatkan contoh kode2 ujian yg bisa kita dapatkan di situs2 Internet.

Sekarang Saya ankan sebutkan beberapa jenis sertifikasi :
Sertifikasi MicrosoftJenis – Jenis Sertifikasi Microsoft :
sertifikasi_microsoft
1. MCP (Microsoft Certified Professional), Sertifikasi dasar yang diperoleh dengan mengambil 1 ujian mengenai Operating System atau Software Aplikasi.
2. MCDST(Microsoft Certified Desktop Support Technician), Keahlian dasar untuk mendukung end-user dalam troubleshooting software dan hardware. Sertifikasi inicocok untuk Help Desk Technician, Customer Support Representative, PCSupport Specialist, atau Technical Support Representative.
3. MCSA (Microsoft Certified System Administrator), Seorang MCSA mempunyaikeahlian untuk mengelola, mengimplementasi, dan troubleshooting pada platformWindows 2000 termasuk Windows .NET Server. MCSA cocok untuk Network Administrator, Network Engineer, System Administrator, IT Engineer, Network Technician, and Technical Support Specialist
4. MCSE (Microsoft Certified System Engineer), Sertifikasi MCSE cocok untuk System Engineer, Technical Support Engineer, Network Analyst, TechnicalConsultant, dll.
5. MCAD (Microsoft Certified Application Developer). MCAD ditujukan bagiAnalysts/ Programmer atau Software Application Specialist. Seorang MCADmempunyai keahlian membangun, dan dapat mengatur aplikasi, komponen, web maupun desktop client pada satu departemen dan mengelola back-end data. Dapatdiperoleh sebelum MCSD.
6. MCSD (Microsoft Certified Solution Developer). MCSD ditujukan bagi para professional yang hendak dan sedang bekerja mendesain dan membangun solusi bisnis tingkat enterprise dengan menggunakan Development Tools Microsoft, platform dalam framework Microsoft .NET. Sertifikasi MCSD cocok untuk Software Engineer, Software Applications Engineer, Software Developer,Technical Consultant.
7. MCDBA (Microsoft Certified Database Administrator), Sertifikasi MCDBAditujukan untuk professional IT yang hendak dan sedang bekerja dalamimplementasi dan administrasi SQL Server. MCDBA cocok untuk DatabaseAdministrator, Database Analyst, dan Database Developer.
8. Microsoft Certified Trainers ( MCT ).
9. Microsoft Office Specialists ( Office Specialist ) adalah sertifikasi premium untuk aplikasi desktop Microsoft. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi dengan standar global untuk validasi keahlian dalam menggunakan Microsoft Office dalammeningkatkan produktivitas kerja. Fokus dari sertifikasi Office Specialist adalahmengevaluasi pemahaman menyeluruh terhadap program-program Microsoft Office dan Microsoft Project, kemampuan untuk menggunakan feature-featureadvanced, dan kemampuan untuk mengintegrasikan program-program Officedengan software lain.

Sertifikasi Oracle
Untuk memenuhi kebutuhan industri akan berbagai spesialisasi keahlian dalammenggunakan teknologi Oracle, Oracle saat ini menawarkan tiga jenis sertifikasiOracle. Setiap jalur sertifikasi dirancang untuk menguji penguasaan pengetahuan danketerampilan dalam menggunakan teknologi Oracle untuk suatu bidang kerja tertentuseperti developer, administrator, atau Web server administrator.Oracle Certified DBA adalah sertifikasi yang menguji penguasaan teknologi dansolusi Oracle dalam menjalankan peran sebagai administrator database. Pada jalur sertifikasi ini terdapat tiga jenjang sertifikasi sebagai berikut:

1. Oracle Certified DBA Associate, dengan sertifikasi pada jenjang ini sesorang dianggap memiliki pengetahuan dasar yang memungkinkan mereka bekerjasebagai anggota yunior dalam sebuah tim yang terdiri dari administrator databaseatau pengembang aplikasi.
2. Oracle Certified DBA Professional, sertifikasi ini ditujukan bagi pemegangsertifikasi jenjang Associate yang ingin meningkatkan penguasaan teknologiOracle dalam administrasi database. Pada jenjang ini kandidat yang berminat jugadapat mengambil ujian tambahan untu untuk spesialisasi manajemen databaseOracle pada lingkungan sistem operasi Linux.
3. Oracle Certified DBA Master, merupakan jenjang tertinggi dalam jalur sertifikasiDBA. Seorang OCM adalah seorang DBA profesional yang sudah teruji dalammenangani aplikasi dan sistem database yang memiliki karakter mission critical.Berbeda dengan ujian pada jenjang OCA dan OCM yang berupa ujian teori, ujianOCM mengambil bentuk praktikum di sebuah lab khusus di mana kandidatdiminta untuk memberikan solusi terhadap berbagai skenario permasalahan yangmeliputi konfigurasi database, konfigurasi jaringan database, konfigurasi danpenggunaan Oracle Enterprise Manager, dan hal-hal kritis seperti manajemen kinerja dan database recovery.

Sertifikasi Cisco
ccna cert
Sertifikasi yang paling populer di bidang jaringan adalah sertifikasi Cisco.Memang bukan rahasia bahwa Cisco merupakan pemegang pangsa pasar terbesar di bidang jaringan sampai saat ini. Selain sertifikasi Cisco, sertifikasi di bidang jaringanyang juga cukup populer adalah sertifikasi yang diberikan oleh CompTIA, Novell,dan Solaris. Cisco memiliki tiga jenjang sertifikasi, yaitu Associate, Professional, dan Expert.

Sertifikasi Cisco secara umum meliputi :

1. Cisco Certified Network Associate (CCNA), merupakan fondasi awal untuk menapaki jenjang sertifikasi yang lain. Pemegang sertifikasi ini diharapkan sudah profesional dalam hal menginstall, mengkonfigurasi, dan mengoperasikan jaringan LAN atau WAN untuk jaringan kecil (100 client/PC atau kurang).Sementara bagi yang mengambil spesialisasi di bidang network design.Kesempatan kerja bagi pemegang sertifikasi ini umumnya adalah network administrator.
2. Cisco Certified Network Professional (CCNP), Pada jenjang ini pemegangsertifikasi dianggap telah ahli dalam hal menginstall, mengkonfigurasi, sertamemecahkan permasalahan LAN atau WAN dengan skala yang lebih luas (100 -500 client/PC). Untuk mencapai jenjang ini peserta harus mengikuti empat jenisujian, seperti membangun internetwork, multilayer switch network, remote accessnetwork, dan troubleshooting.
3. Cisco Certified Internetworking Expert.(CCIE), merupakan jenjang tertinggidalam jalur sertifikasi Cisco yang artinya pemangang sertifikasi ini telah mampumengelola dan menangani berbagai permasalahan dalam jaringan sampai skalaenterprise. Jenjang ini tidak mudah untuk diraih karena setidaknya kandidat harussudah mengantongi sertifikasi CCNA dan CCNP terlebih dahulu. Tidak heran jika pemegang sertifikasi ini masih cukup langka, dan menjadi rebutan di bursa pencari tenaga TI. Seseorang yang berhasil memperoleh sertifikasi CCIE benar- benar merupakan kandidat yang terpilih karena dari data Cisco kurang dari 3% peraih CCNP yang berhasil ke jenjang CCIE.Selain tiga jenjang umum tersebut, Cisco juga memiliki jalur spesialisasi, sepertinetwork design, security, dan business networking. Beberapa jenis sertifikasi untuk jalur spesialisasi ini di antaranya :
1. Cisco Certified Designing Associate (CCDA).
2. Cisco Certified Designing Professional (CCDP).
3. Cisco Security Specialist 1 (CSS1).

Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan Multimedia
Peluang karier di bidang Computer Graphics dan Multimedia sangat luas, mulaidari designer, art director, web designer, editor, multimedia artist, visualizer, visualeffect artist, dan banyak lagi. Beberapa vendor yang mengeluarkan sertifikasi di bidang ini adalah Adobe, Macromedia, Autodesk, dan Maya.

1. Sertifikasi yang dimiliki Adobe yaitu ACE (Adobe Certified Expert), ACE ditujukan untuk para GraphicsDesigner, Web Designer, Developer, dan profesional bisnis yang ingin menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami produk Adobe. Seseorang yang memperoleh sertifikasi ACE artinya mampu mendemonstrasikankeahliannya menggunakan satu atau lebih produk dari Adobe. Sertifikasi Adobeyang banyak digunakan industri adalah di bidang desktop publishing yangmeliputi aplikasi Photoshop, Illustrator, dan InDesign; serta di bidang digitalvideo meliputi aplikasi Premiere dan After Effect.Macromedia memiliki sertifikasi yang menunjukkan kemampuan seseorang telahmenguasai satu atau lebih produk dari Macromedia.
2. Beberapa sertifikasi yangdimiliki Macromedia :
1. Certified Macromedia Flash MX Developer.
2. Certified Macromedia Flash MX Designer.
3. Certified ColdFusion MX Developer.
4. Certified Dreamweaver MX Developer.
3. Lalu jika ingin diakui sebagai ahli di bidang grafis dan animasi 3D, Anda dapat mengantongi sertifikasi dari Alias dengan menguasai aplikasi Maya. Maya mengintegrasikan teknologi render tingkat lanjut, visual effect, animasi, dan modelingyang banyak digunakan video artist, game developer, maupun Web Designer dalam pembuatan film, game, maupun content Web yang banyak menggunakan animasi 3D.

Sertifikasi Di Bidang Internet
Jika ingin dianggap jago di bidang Internet, bisa mengambil sertifikasi yang dikeluarkan oleh Certified Internet Web Master (CIW). Jalur sertifikasi CIW ini sangat beragam mulai sertifikasi untuk pemula sampai master. Sertifikasi paling dasar yang sekaligus disyaratkan untuk mengambil sertifikasi untuk tingkat lebih lanjut adalah CIW Associates.
CIW Associates adalah sertifikasi yang menguji penguasaan dasar teknologi Internet, seperti Web browser, FTP dan e-mail, Web page authoring menggunakan XHTML, dasar-dasar infrastuktur jaringan,dan manajemen proyek. Sertifikasi ini ditujukan bagi mereka yang bekerja sebagai business development, advertising, dan sales. Jenjang berikutnya adalah CIW Profesional dan CIW Master. Untuk menjadimendapat gelar master terdapat empat pilihan jalur spesialisasi, yaitu Master CIW Designer, Master CIW Administrator, Master CIW Web Site Manager, dan Master CIW Enterprise Develper. Masing-masing jalur memiliki pilihan spesialisasi yang harus ditempuh. Sebelum mencapai tingkat master, Anda dapat meraih gelar CIWProfesional jika bisa melewati ujian CIW Associate dan salah satu spesialisasi yang dari empat jalur yang tersedia tersebut.Selain jalur tersebut, CIW juga memiliki beberapa pilihan sertifikasi khusus,seperti CIW Security Analist dan CIW Web Developer.

Sertifikasi SUNSun
Sertifikasi SUNSun menawarkan tiga jenjang sertifikasi bagi programmer Java. Dari tingkat dasar ke advanced jenjang tersebut adalah:
1.Sun Certified Programmer,
2.Sun Certified Developer,
3.Sun Certified Architect.

Setiap jenjang sertifikasi membutuhkan jenjang sebelumnya. Contoh, untuk mengambil sertifikasi Developer Anda harus memiliki sertifikasi Programmer. SunCertified Programmer adalah sertifikasi paling dasar dari Sun untuk programmer Java. Untuk dapat menjadi seorang Certified Java Programmer, harus lulus ujian Sun

Sertifikasi Novell (Untuk Linux)
Jenis-jenis Sertifikasi Novell :
1. Novell Certified Linux Professional ( Novell CLP ).
2. Novell Certified Linux Enginer ( Novell CLE ).
3. Suse Certified Linux Professional ( Suse CLP ).
4. Master Certified Novell Engineer ( MCNE ).

Sertifikasi Lotus
Jenis-jenis Sertifikasi Lotus :
1.Certified Lotus Specialist (CLS).
2.Certified Lotus Professional Application Development (CLP AD).
3.Certified Lotus Professional System Administration (CLP SA).

Sumber Referensi:
-amik-serang.blogspot.com/2010/02/pengembangan-software-development.html
-http://achmadfrein.blogspot.com/2012/07/sertifikasi-di-bidang-teknologi.html

MAKALAH ETIKA & PROFESIONALISME TSI TENTANG CYBER CRIME.

cybercrime-52765

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..…………………………………………………………………… 1
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………….. 2
PENDAHULUAN ………………………………………………………………………. 3
PEMBAHASAN………………………………………………………………………….. 5
KESIMPULAN………………………………………………..………………………… 10
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………… 11

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah
Kebutuhan dan penggunaan akan teknologi informasi yang diaplikasikan dengan Internet dalam segala bidang seperti e-banking, e-commerce, e-government,e-education dan banyak lagi telah menjadi sesuatu yang lumrah. Bahkan apabila masyarakat terutama yang hidup di kota besar tidak tersentuhan dengan persoalan teknologi informasi dapat dipandang terbelakang atau ”GAPTEK”. Internet telah menciptakan dunia baru yang dinamakan cyberspace yaitu sebuah dunia komunikasi berbasis computer yang menawarkan realitas yang baru berbentuk virtual (tidak langsung dan tidak nyata).

Perkembangan Internet yang semakin hari semakin meningkat baik teknologi dan penggunaannya, membawa banyak dampak baik positif maupun negatif. Tentunya untuk yang bersifat positif kita semua harus mensyukurinya karena banyak manfaat dan kemudahan yang didapat dari teknologi ini, misalnya kita dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan e-banking, e-commerce juga membuat kita mudah melakukan pembelian maupun penjualan suatu barang tanpa mengenal tempat. Mencari referensi atau informasi mengenai ilmu pengetahuan juga bukan hal yang sulit dengan adanya e-library dan banyak lagi kemudahan yang didapatkan dengan perkembangan Internet. Tentunya, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi Internet membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang ada. Internet membuat kejahatan yang semula bersifat konvensional seperti pengancaman, pencurian dan penipuan kini dapat dilakukan dengan menggunakan media komputer secara online dengan risiko tertangkap yang sangat kecil oleh individu maupun kelompok dengan akibat kerugian yang lebih besar baik untuk masyarakat maupun Negara disamping menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Banyaknya dampak negatif yang timbul dan berkembang, membuat suatu paradigma bahwa tidak ada computer yang aman kecuali dipendam dalam tanah sedalam 100 meter dan tidak memiliki hubungan apapun juga
Dalam dunia maya (internet), masalah keamanan adalah satu hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa keamanan bisa saja data-data dan sistem yang ada di internet bisa dicuri oleh orang lain. Seringkali sebuah sistem jaringan berbasis internet memiliki kelemahan atau sering disebut juga lubang keamanan (hole). Nah, kalau lubang tersebut tidak ditutup, pencuri bisa masuk dari lubang itu. Pencurian data dan sistem dari internet saat ini sudah sering terjadi. Kasus ini masuk dalam kasus kejahatan komputer. Istilah dalam bahasa Inggrisnya : Cybercrime.
1.2 Tujuan
Untuk meluruskan salah kaprah tentang pengertian hacker yang benar dan janganlah menjadi cracker yang berbahaya dan tidak ada gunanya. Di masyarakat umum, istilah hacker ini banyak tersalahgunakan atau rancu dengan istilah Cracker. Dimana sering para pecinta teknologi yang merasa dirugikan langsung mengasumsikan bahwa si hacker inilah biang keroknya.
1.3 Pokok – pokok Masalah
Cybercrime adalah kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber. Banyak diantaramya adalah pegawai sebuah perusahaan yang loyal dan dipercaya oleh perusahaan-nya, dan dia tidak perlu melakukan kejahatan computer. Mereka adalah orang-orang yang tergoda pada lubang-lubang yang terdapat pada sistem computer. Sehingga kesempatan merupakan penyebab utama orang-orang tersebut menjadi ‘penjahat cyber’. Kategori Cybercrime adalah :
1. Cyberpiracy
Penggunaan teknologi komputer untuk :
• mencetak ulang software atau informasi
• mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan computer
2. Cybertrespass
Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada:
• Sistem komputer sebuah organisasi atau individu
• Web site yang di-protect dengan password
3. Cybervandalism
Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang :
• Mengganggu proses transmisi informasi elektronik
• Menghancurkan data di computer

BAB II
PEMBAHASAN

Di masyarakat umum, istilah hacker ini banyak tersalahgunakan atau rancu dengan istilah Cracker. Khususnya ketika pembahasan mengarah kepada kejahatan. Dimana istilah untuk penjahat yang mereka maksud sebenarnya adalah Cracker. Hacker dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam kejahatan komputer tersebut. Padahal kalau kita melihat apa sebenarnya istilah dan apa saja yang dilakukan oleh hacker maka anggapan tersebut tidak selalu benar. Ada beberapa tipe para penggila teknologi computer seperti berikut ini :
1. Hacker
Sekumpulan orang/team yang tugasnya membangun serta menjaga sebuah sistem sehingga dapat berguna bagi kehidupan dunia teknologi informasi, serta penggunanya. hacker disini lingkupnya luas bisa bekerja pada field offline maupun online, seperti Software builder(pembuat/perancang aplikasi), database administrator, dan administrator. Namun dalam tingkatan yang diatas rata-rata dan tidak mengklaim dirinya sendiri, namun diklaim oleh kelompoknya, maka dari itu hacker terkenal akan kerendahan hati dan kemurahan memberikan segenap ilmunya.
2. Cracker
Seorang/sekumpulan orang yang memiliki kemampuan lebih dalam merusak sebuah sistem sehingga fungsinya tidak berjalan seperti normalnya, atau malah kebalikannya, sesuai keinginan mereka, dan mereka memang diakui memiliki kemampuan yang indigo dan benar-benar berotak cemerlang. Biasanya cracker ini belum dikategorikan kejahatan didunia maya, karena mereka lebih sering merubah aplikasi, seperti membuat keygen, crack, patch(untuk menjadi full version).
3. Defacer
Seorang/Sekumpulan orang yang mencoba untuk mengubah halaman dari suatu website atau profile pada social network(friendster, facebook, myspace), namun yang tingkatan lebih, dapat mencuri semua informasi dari profil seseorang, cara mendeface tergolong mudah karena banyaknya tutorial diinternet, yang anda butuhkan hanya mencoba dan mencoba, dan sedikit pengalaman tentang teknologi informasi.
4. Carder
Seorang/sekumpulan lamers yang mencoba segala cara untuk mendapatkan nomor kartu kredit seseorang dan cvv2nya dengan cara menipu, menggenerate sekumpulan kartu kredit untuk kepentingan dirinya sendiri. Namun pada tingkatan tertentu carder dapat mencuri semua informasi valid dari sebuah online shopping. Ini adalah Malingnya dunia Maya.
5. Frauder
Seorang/sekumpulan orang yang mencoba melakukan penipuan didunia pelelangan online, belum ada deskripsi jelas tentang orang ini, mereka sering juga dikategorikan sebagai carder.
6. Spammer
Seorang/sekumpulan orang yang mencoba mengirimkan informasi palsu melalui media online seperti internet, biasanya berupa email, orang-orang ini mencoba segala cara agar orang yang dikirimi informasi percaya terhadap mereka sehingga next step untuk mendapatkan kemauan si spammer ini berjalan dengan baik. Meraka tidak lain dikategorikan sebagai penipu.
dan sederetan istilah yang ada, namun saya mencoba memaparkan sedikit saja, karena nama-nama diatas yang sering sekali muncul kepermukaan.
Namun anda jangan selalu berfikiran bahwa kehidupan asli orang-orang diatas selalu dengan hal-hal yang buruk dan jahat, nyatanya saya atau mungkin anda, memiliki sahabat, teman, saudara yang termasuk dalam kategori diatas. jubah tersebut mungkin dipakai saat mereka sedang berkomunikasi saja dengan dunia teknologi. Motiv dari kejahatan diinternet antara lain adalah
• Coba-coba dan rasa ingin tahu
• Faktor ekonomi
• ajang unjuk diri
• sakit hati
Hacker adalah sebutan untuk mereka yang menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Hasil pekerjaan mereka biasanya dipublikasikan secara luas dengan harapan sistem atau software yang didapati memiliki kelemahan dalam hal keamanan dapat disempurnakan di masa yang akan datang. Sedangkan cracker memanfaatkan kelemahan-kelamahan pada sebuah sistem atau software untuk melakukan tindak kejahatan.
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Dalam masyarakat hacker, dikenal hirarki atau tingkatan. Hacker menduduki tempat kedua dalam tingkatan tersebut dan cracker berada pada tingkat ketiga. Selain itu masih ada beberapa tingkatan lain seperti lamer (wanna be) . Berbeda dengan hacker dan craker yang mencari dan menemukan sendiri kelemahan sebuah sistem, seorang lamer menggunakan hasil temuan itu untuk melakukan tindak kejahatan. Seorang lamer biasanya hanya memiliki pengetahuan yang sedikit mengenai komputer terutama mengenai sistem keamanan dan pemrograman. Dalam komunitas hacker, lamer merupakan sebutan yang bisa dibilang memalukan. Dunia bawah tanah para hacker memberi jenjang atau tingkatan bagi para anggotanya. Kepangkatan diberikan berdasarkan kepiawaian seseorang dalam hacking. Tingkatannya yaitu :
1. Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2. Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3. Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4. Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5. Lamer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker sebenarnya sulit untuk mengatakan tingkatan akhir atau final dari hacker telah tercapai, karena selalu saja ada sesuatu yang baru untuk dipelajari atau ditemukan (mengumpulkan informasi dan mempelajarinya dengan cermat merupakan dasar-dasar yang sama bagi seorang hacker) dan hal tersebut juga tergantung perasaan(feeling).
Seorang hacker memiliki tujuan yaitu untuk menyempurnakan sebuah sistem sedangkan seorang cracker lebih bersifat destruktif. Umumnya cracker melakukan cracking untuk menggunakan sumber daya di sebuah sistem untuk kepentingan sendiri.
Bagaimana cara cracker merusak ?
Seorang cracker dapat melakukan penetrasi ke dalam sistem dan melakukan pengrusakan. Ada banyak cara yang biasanya digunakan untuk melakukan penetrasi antara lain : IP Spoofing (Pemalsuan alamat IP), FTP Attack dll.
Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.
Pada umumnya, cara-cara tersebut bertujuan untuk membuat server dalam sebuah sistem menjadi sangat sibuk dan bekerja di atas batas kemampuannya sehingga sistem akan menjadi lemah dan mudah dicrack.
Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘cracker’ dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.
PENANGGULANGAN
Beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah :
�� Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut
�� Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional
�� Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime
�� Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi
�� Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.
Contoh bentuk penanggulangan antara lain :
�� IDCERT (Indonesia Computer Emergency Response Team)
Salah satu cara untuk mempermudah penanganan masalah keamanan adalah dengan membuat sebuah unit untuk melaporkan kasus keamanan. Masalah keamanan ini di luar negeri mulai dikenali dengan munculnya “sendmail worm” (sekitar tahun 1988) yang menghentikan sistem email Internet kala itu. Kemudian dibentuk sebuah Computer Emergency Response Team (CERT) Semenjak itu di negara lain mulai juga dibentuk CERT untuk menjadi point of contact bagi orang untuk melaporkan masalah kemanan. IDCERT merupakan CERT Indonesia.
�� Sertifikasi perangkat security. Perangkat yang digunakan untuk menanggulangi keamanan semestinya memiliki peringkat kualitas. Perangkat yang digunakan untuk keperluan pribadi tentunya berbeda dengan perangkat yang digunakan untuk keperluan militer. Namun sampai saat ini belum ada institusi yang menangani masalah evaluasi perangkat keamanan di Indonesia. Di Korea hal ini ditangani oleh Korea Information Security Agency.

Tinjauan Hukum
Saat ini di Indonesia belum memiliki UU khusus/Cyber Law yang mengatur mengenai Cybercrime, walaupun UU tersebut sudah ada sejak tahun 2000 namun belum disahkan oleh Pemerintah Dalam Upaya Menangani kasus-kasus yg terjadi khususnya yang ada kaitannya dengan cyber crime, para Penyidik ( khususnya Polri ) melakukan analogi atau perumpamaan dan persamaan terhadap pasal-pasal yg ada dalam KUHP Pasal yang dapat dikenakan dalam KUHP pada Cybercrime antara lain:
1. KUHP ( Kitab Undang-Undang Hukum Pidana )
�� Pasal 362 KUHP Tentang pencurian ( Kasus carding )
�� Pasal 378 KUHP tentang Penipuan ( Penipuan melalui website seolah-olah menjual barang)
�� Pasal 311 KUHP Pencemaran nama Baik ( melalui media internet dengan mengirim email kepada Korban maupun teman-teman korban)
�� Pasal 303 KUHP Perjudian (permainan judi online)
�� Pasal 282 KUHP Pornografi ( Penyebaran pornografi melalui media internet).
�� Pasal 282 dan 311 KUHP ( tentang kasus Penyebaran foto atau film pribadi seseorang yang vulgar di Internet).
�� Pasal 378 dan 362 (Tentang kasus Carding karena pelaku melakukan penipuan seolah-olah ingin membayar, dengan kartu kredit hasil curian )
2. Undang-Undang No.19 Thn 2002 Tentang Hak Cipta, Khususnya tentang Program Komputer atau software
3. Undang-Undang No.36 Thn 1999 tentang Telekomunikasi, ( penyalahgunaan Internet yang menggangu ketertiban umum atau pribadi).
4. Undang-undang No.25 Thn 2003 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No.15 Tahun 2002 Tentang Pencucian Uang.
5. Undang-Undang No.15 thn 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

BAB III
KESIMPULAN

Dunia maya tidak berbeda jauh dengan dunia nyata. Mudah-mudahan para penikmat teknologi dapat mengubah mindsetnya bahwa hacker itu tidak selalu jahat. Menjadi hacker adalah sebuah kebaikan tetapi menjadi seorang cracker adalah sebuah kejahatan. Segalanya tergantung individu masing-masing.
Para hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Oleh karena itu, berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Maka hacker dapat disebut sebagai pahlawan jaringan sedang cracker dapat disebut sebagai penjahat jaringan karena melakukan melakukan penyusupan dengan maksud menguntungkan dirinya secara personallity dengan maksud merugikan orang lain. Hacker sering disebut hacker putih (yang merupakan hacker sejati yang sifatnya membangun) dan hacker hitam (cracker yang sifatnya membongkar dan merusak)
Motiv dari kejahatan diinternet antara lain adalah
• Coba-coba dan rasa ingin tahu
• Faktor ekonomi
• ajang unjuk diri
• sakit hati

DAFTAR PUSTAKA

Y3dips.2007. Hacker? : it,s not about black or white. Jakarta : Jasakom.
S’to. 2004. Seni Teknik Hacking Jilid I. Jakarta : Jasakom.
Golose,M.M, Drs. Petrus Reinhard. PERKEMBANGAN CYBERCRIME DAN UPAYA PENANGANANNYA DI INDONESIA OLEH POLRI. http://www.bi.go.id/NR/04Perkembangan_Cybercrime.pdf.
Fajri, Anthony. Cyber Crime. http://fajri.freebsd.or.id/publication/cybercrime.ppt
Suryadi, Aris. Hacker Jahat atau Baik Sih?. http://arizane.wordpress.com/2008/02/12/hacker-jahat-atau-baik-sih.
http://www.djkn.depkeu.go.id/index.php/2007051566/Teknologi/Hacker-Bukan-Sesuatu-yang-Negatif.html tentang Hacker Bukan Sesuatu yang Negatif.
http://students.ukdw.ac.id/%7E22033244/infotext2.html tentang Hacker dan Cracker.
http://www.channel-11.net/event/12.htm
Kompas, 2004, artikel online diambil dari http://www2.kompas.com/kompascetak/
0404/27/humaniora/994814.htm
http://makalahcybercrime.blogspot.com/

MAKALAH ETIKA & PROFESIONALISME TSI TENTANG CYBER CRIME

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah
Kebutuhan dan penggunaan akan teknologi informasi yang diaplikasikan dengan Internet dalam segala bidang seperti e-banking, e-commerce, e-government,e-education dan banyak lagi telah menjadi sesuatu yang lumrah. Bahkan apabila masyarakat terutama yang hidup di kota besar tidak tersentuhan dengan persoalan teknologi informasi dapat dipandang terbelakang atau ”GAPTEK”. Internet telah menciptakan dunia baru yang dinamakan cyberspace yaitu sebuah dunia komunikasi berbasis computer yang menawarkan realitas yang baru berbentuk virtual (tidak langsung dan tidak nyata).

Perkembangan Internet yang semakin hari semakin meningkat baik teknologi dan penggunaannya, membawa banyak dampak baik positif maupun negatif. Tentunya untuk yang bersifat positif kita semua harus mensyukurinya karena banyak manfaat dan kemudahan yang didapat dari teknologi ini, misalnya kita dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan e-banking, e-commerce juga membuat kita mudah melakukan pembelian maupun penjualan suatu barang tanpa mengenal tempat. Mencari referensi atau informasi mengenai ilmu pengetahuan juga bukan hal yang sulit dengan adanya e-library dan banyak lagi kemudahan yang didapatkan dengan perkembangan Internet. Tentunya, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi Internet membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang ada. Internet membuat kejahatan yang semula bersifat konvensional seperti pengancaman, pencurian dan penipuan kini dapat dilakukan dengan menggunakan media komputer secara online dengan risiko tertangkap yang sangat kecil oleh individu maupun kelompok dengan akibat kerugian yang lebih besar baik untuk masyarakat maupun Negara disamping menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Banyaknya dampak negatif yang timbul dan berkembang, membuat suatu paradigma bahwa tidak ada computer yang aman kecuali dipendam dalam tanah sedalam 100 meter dan tidak memiliki hubungan apapun juga
Dalam dunia maya (internet), masalah keamanan adalah satu hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa keamanan bisa saja data-data dan sistem yang ada di internet bisa dicuri oleh orang lain. Seringkali sebuah sistem jaringan berbasis internet memiliki kelemahan atau sering disebut juga lubang keamanan (hole). Nah, kalau lubang tersebut tidak ditutup, pencuri bisa masuk dari lubang itu. Pencurian data dan sistem dari internet saat ini sudah sering terjadi. Kasus ini masuk dalam kasus kejahatan komputer. Istilah dalam bahasa Inggrisnya : Cybercrime.
1.2 Tujuan
Untuk meluruskan salah kaprah tentang pengertian hacker yang benar dan janganlah menjadi cracker yang berbahaya dan tidak ada gunanya. Di masyarakat umum, istilah hacker ini banyak tersalahgunakan atau rancu dengan istilah Cracker. Dimana sering para pecinta teknologi yang merasa dirugikan langsung mengasumsikan bahwa si hacker inilah biang keroknya.
1.3 Pokok – pokok Masalah
Cybercrime adalah kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber. Banyak diantaramya adalah pegawai sebuah perusahaan yang loyal dan dipercaya oleh perusahaan-nya, dan dia tidak perlu melakukan kejahatan computer. Mereka adalah orang-orang yang tergoda pada lubang-lubang yang terdapat pada sistem computer. Sehingga kesempatan merupakan penyebab utama orang-orang tersebut menjadi ‘penjahat cyber’. Kategori Cybercrime adalah :
1. Cyberpiracy
Penggunaan teknologi komputer untuk :
• mencetak ulang software atau informasi
• mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan computer
2. Cybertrespass
Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada:
• Sistem komputer sebuah organisasi atau individu
• Web site yang di-protect dengan password
3. Cybervandalism
Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang :
• Mengganggu proses transmisi informasi elektronik
• Menghancurkan data di computer
cybercrime-52765
BAB II
PEMBAHASAN

Di masyarakat umum, istilah hacker ini banyak tersalahgunakan atau rancu dengan istilah Cracker. Khususnya ketika pembahasan mengarah kepada kejahatan. Dimana istilah untuk penjahat yang mereka maksud sebenarnya adalah Cracker. Hacker dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam kejahatan komputer tersebut. Padahal kalau kita melihat apa sebenarnya istilah dan apa saja yang dilakukan oleh hacker maka anggapan tersebut tidak selalu benar. Ada beberapa tipe para penggila teknologi computer seperti berikut ini :
1. Hacker
Sekumpulan orang/team yang tugasnya membangun serta menjaga sebuah sistem sehingga dapat berguna bagi kehidupan dunia teknologi informasi, serta penggunanya. hacker disini lingkupnya luas bisa bekerja pada field offline maupun online, seperti Software builder(pembuat/perancang aplikasi), database administrator, dan administrator. Namun dalam tingkatan yang diatas rata-rata dan tidak mengklaim dirinya sendiri, namun diklaim oleh kelompoknya, maka dari itu hacker terkenal akan kerendahan hati dan kemurahan memberikan segenap ilmunya.
2. Cracker
Seorang/sekumpulan orang yang memiliki kemampuan lebih dalam merusak sebuah sistem sehingga fungsinya tidak berjalan seperti normalnya, atau malah kebalikannya, sesuai keinginan mereka, dan mereka memang diakui memiliki kemampuan yang indigo dan benar-benar berotak cemerlang. Biasanya cracker ini belum dikategorikan kejahatan didunia maya, karena mereka lebih sering merubah aplikasi, seperti membuat keygen, crack, patch(untuk menjadi full version).
3. Defacer
Seorang/Sekumpulan orang yang mencoba untuk mengubah halaman dari suatu website atau profile pada social network(friendster, facebook, myspace), namun yang tingkatan lebih, dapat mencuri semua informasi dari profil seseorang, cara mendeface tergolong mudah karena banyaknya tutorial diinternet, yang anda butuhkan hanya mencoba dan mencoba, dan sedikit pengalaman tentang teknologi informasi.
4. Carder
Seorang/sekumpulan lamers yang mencoba segala cara untuk mendapatkan nomor kartu kredit seseorang dan cvv2nya dengan cara menipu, menggenerate sekumpulan kartu kredit untuk kepentingan dirinya sendiri. Namun pada tingkatan tertentu carder dapat mencuri semua informasi valid dari sebuah online shopping. Ini adalah Malingnya dunia Maya.
5. Frauder
Seorang/sekumpulan orang yang mencoba melakukan penipuan didunia pelelangan online, belum ada deskripsi jelas tentang orang ini, mereka sering juga dikategorikan sebagai carder.
6. Spammer
Seorang/sekumpulan orang yang mencoba mengirimkan informasi palsu melalui media online seperti internet, biasanya berupa email, orang-orang ini mencoba segala cara agar orang yang dikirimi informasi percaya terhadap mereka sehingga next step untuk mendapatkan kemauan si spammer ini berjalan dengan baik. Meraka tidak lain dikategorikan sebagai penipu.
dan sederetan istilah yang ada, namun saya mencoba memaparkan sedikit saja, karena nama-nama diatas yang sering sekali muncul kepermukaan.
Namun anda jangan selalu berfikiran bahwa kehidupan asli orang-orang diatas selalu dengan hal-hal yang buruk dan jahat, nyatanya saya atau mungkin anda, memiliki sahabat, teman, saudara yang termasuk dalam kategori diatas. jubah tersebut mungkin dipakai saat mereka sedang berkomunikasi saja dengan dunia teknologi. Motiv dari kejahatan diinternet antara lain adalah
• Coba-coba dan rasa ingin tahu
• Faktor ekonomi
• ajang unjuk diri
• sakit hati
Hacker adalah sebutan untuk mereka yang menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Hasil pekerjaan mereka biasanya dipublikasikan secara luas dengan harapan sistem atau software yang didapati memiliki kelemahan dalam hal keamanan dapat disempurnakan di masa yang akan datang. Sedangkan cracker memanfaatkan kelemahan-kelamahan pada sebuah sistem atau software untuk melakukan tindak kejahatan.
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Dalam masyarakat hacker, dikenal hirarki atau tingkatan. Hacker menduduki tempat kedua dalam tingkatan tersebut dan cracker berada pada tingkat ketiga. Selain itu masih ada beberapa tingkatan lain seperti lamer (wanna be) . Berbeda dengan hacker dan craker yang mencari dan menemukan sendiri kelemahan sebuah sistem, seorang lamer menggunakan hasil temuan itu untuk melakukan tindak kejahatan. Seorang lamer biasanya hanya memiliki pengetahuan yang sedikit mengenai komputer terutama mengenai sistem keamanan dan pemrograman. Dalam komunitas hacker, lamer merupakan sebutan yang bisa dibilang memalukan. Dunia bawah tanah para hacker memberi jenjang atau tingkatan bagi para anggotanya. Kepangkatan diberikan berdasarkan kepiawaian seseorang dalam hacking. Tingkatannya yaitu :
1. Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2. Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3. Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4. Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5. Lamer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker sebenarnya sulit untuk mengatakan tingkatan akhir atau final dari hacker telah tercapai, karena selalu saja ada sesuatu yang baru untuk dipelajari atau ditemukan (mengumpulkan informasi dan mempelajarinya dengan cermat merupakan dasar-dasar yang sama bagi seorang hacker) dan hal tersebut juga tergantung perasaan(feeling).
Seorang hacker memiliki tujuan yaitu untuk menyempurnakan sebuah sistem sedangkan seorang cracker lebih bersifat destruktif. Umumnya cracker melakukan cracking untuk menggunakan sumber daya di sebuah sistem untuk kepentingan sendiri.
Bagaimana cara cracker merusak ?
Seorang cracker dapat melakukan penetrasi ke dalam sistem dan melakukan pengrusakan. Ada banyak cara yang biasanya digunakan untuk melakukan penetrasi antara lain : IP Spoofing (Pemalsuan alamat IP), FTP Attack dll.
Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.
Pada umumnya, cara-cara tersebut bertujuan untuk membuat server dalam sebuah sistem menjadi sangat sibuk dan bekerja di atas batas kemampuannya sehingga sistem akan menjadi lemah dan mudah dicrack.
Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘cracker’ dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.
PENANGGULANGAN
Beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah :
�� Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut
�� Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional
�� Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime
�� Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi
�� Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.
Contoh bentuk penanggulangan antara lain :
�� IDCERT (Indonesia Computer Emergency Response Team)
Salah satu cara untuk mempermudah penanganan masalah keamanan adalah dengan membuat sebuah unit untuk melaporkan kasus keamanan. Masalah keamanan ini di luar negeri mulai dikenali dengan munculnya “sendmail worm” (sekitar tahun 1988) yang menghentikan sistem email Internet kala itu. Kemudian dibentuk sebuah Computer Emergency Response Team (CERT) Semenjak itu di negara lain mulai juga dibentuk CERT untuk menjadi point of contact bagi orang untuk melaporkan masalah kemanan. IDCERT merupakan CERT Indonesia.
�� Sertifikasi perangkat security. Perangkat yang digunakan untuk menanggulangi keamanan semestinya memiliki peringkat kualitas. Perangkat yang digunakan untuk keperluan pribadi tentunya berbeda dengan perangkat yang digunakan untuk keperluan militer. Namun sampai saat ini belum ada institusi yang menangani masalah evaluasi perangkat keamanan di Indonesia. Di Korea hal ini ditangani oleh Korea Information Security Agency.

Tinjauan Hukum
Saat ini di Indonesia belum memiliki UU khusus/Cyber Law yang mengatur mengenai Cybercrime, walaupun UU tersebut sudah ada sejak tahun 2000 namun belum disahkan oleh Pemerintah Dalam Upaya Menangani kasus-kasus yg terjadi khususnya yang ada kaitannya dengan cyber crime, para Penyidik ( khususnya Polri ) melakukan analogi atau perumpamaan dan persamaan terhadap pasal-pasal yg ada dalam KUHP Pasal yang dapat dikenakan dalam KUHP pada Cybercrime antara lain:
1. KUHP ( Kitab Undang-Undang Hukum Pidana )
�� Pasal 362 KUHP Tentang pencurian ( Kasus carding )
�� Pasal 378 KUHP tentang Penipuan ( Penipuan melalui website seolah-olah menjual barang)
�� Pasal 311 KUHP Pencemaran nama Baik ( melalui media internet dengan mengirim email kepada Korban maupun teman-teman korban)
�� Pasal 303 KUHP Perjudian (permainan judi online)
�� Pasal 282 KUHP Pornografi ( Penyebaran pornografi melalui media internet).
�� Pasal 282 dan 311 KUHP ( tentang kasus Penyebaran foto atau film pribadi seseorang yang vulgar di Internet).
�� Pasal 378 dan 362 (Tentang kasus Carding karena pelaku melakukan penipuan seolah-olah ingin membayar, dengan kartu kredit hasil curian )
2. Undang-Undang No.19 Thn 2002 Tentang Hak Cipta, Khususnya tentang Program Komputer atau software
3. Undang-Undang No.36 Thn 1999 tentang Telekomunikasi, ( penyalahgunaan Internet yang menggangu ketertiban umum atau pribadi).
4. Undang-undang No.25 Thn 2003 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No.15 Tahun 2002 Tentang Pencucian Uang.
5. Undang-Undang No.15 thn 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

BAB III
KESIMPULAN

Dunia maya tidak berbeda jauh dengan dunia nyata. Mudah-mudahan para penikmat teknologi dapat mengubah mindsetnya bahwa hacker itu tidak selalu jahat. Menjadi hacker adalah sebuah kebaikan tetapi menjadi seorang cracker adalah sebuah kejahatan. Segalanya tergantung individu masing-masing.
Para hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Oleh karena itu, berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Maka hacker dapat disebut sebagai pahlawan jaringan sedang cracker dapat disebut sebagai penjahat jaringan karena melakukan melakukan penyusupan dengan maksud menguntungkan dirinya secara personallity dengan maksud merugikan orang lain. Hacker sering disebut hacker putih (yang merupakan hacker sejati yang sifatnya membangun) dan hacker hitam (cracker yang sifatnya membongkar dan merusak)
Motiv dari kejahatan diinternet antara lain adalah
• Coba-coba dan rasa ingin tahu
• Faktor ekonomi
• ajang unjuk diri
• sakit hati

DAFTAR PUSTAKA

Y3dips.2007. Hacker? : it,s not about black or white. Jakarta : Jasakom.
S’to. 2004. Seni Teknik Hacking Jilid I. Jakarta : Jasakom.
Golose,M.M, Drs. Petrus Reinhard. PERKEMBANGAN CYBERCRIME DAN UPAYA PENANGANANNYA DI INDONESIA OLEH POLRI. http://www.bi.go.id/NR/04Perkembangan_Cybercrime.pdf.
Fajri, Anthony. Cyber Crime. http://fajri.freebsd.or.id/publication/cybercrime.ppt
Suryadi, Aris. Hacker Jahat atau Baik Sih?. http://arizane.wordpress.com/2008/02/12/hacker-jahat-atau-baik-sih.
http://www.djkn.depkeu.go.id/index.php/2007051566/Teknologi/Hacker-Bukan-Sesuatu-yang-Negatif.html tentang Hacker Bukan Sesuatu yang Negatif.
http://students.ukdw.ac.id/%7E22033244/infotext2.html tentang Hacker dan Cracker.
http://www.channel-11.net/event/12.htm
Kompas, 2004, artikel online diambil dari http://www2.kompas.com/kompascetak/
0404/27/humaniora/994814.htm
http://makalahcybercrime.blogspot.com/

Proposal Perumusan dan Perancangan Pengelolaan IT Yang Berorientasi kepada Layanan

Daftar Isi

 

 

1.   Pendahuluan……………..…………………………….………………………..1

  • • Introduksi…………………….……………………..….……………………….1
  • • Tujuan…………………………………………………………………………..2
  • • Ruang Lingkup…………………………………………………………………3

2. Membangun Arsitektur IT Berorientasi kepada Layanan……………………4

  • • IT Governance……………………………………..….……………………….4
  • • IT Infrastructure Library (ITIL) ………………………………………………..5
  • • IT Service Management (ITSM) ……………………………………………..6

3. Metodolgi………………………………………………………………………… .7

  • • Mengawali Jalan Panjang Menuju Perbaikan………….. .………………… .7
  • • Tahapan Konsultansi…………………………………………………………..8
  • • Proses Kerja Konsultansi……………………………………………………..8

4. Pelaksanaan Program………………………………………………………… ..9

  • • Jadual………………..…………………………………………………………..9
  • • Biaya…………………………………………………………………………… 9
  • • Alamat Korespondensi………………………………………………………10

5. Penutup…..…………………..………………………………………………….11

 

 

  1. Pendahuluan

Mengetahui Akar Permasalahan

 Introduksi

Departemen IT dalam sebuah bisnis yang sudah mapan dan berumur seringkali dihadapi permasalahan rumit. Kadangkala permasalahan yang muncul hanyalah sebuah symptom dari sebuah penyakit yang sumber penyakit tersebut tidak atau belum dapat diketahui. Data statistik menunjukan bahwa permasalahan IT yang muncul kepermukaan hanya sekitar 15%, sementara yang 85% ada di bawah permukaan, seperti yang diilustrasikan oleh gambar berikut:

Image

PT XXXX didirikan dengan nama YYYY pada bulan Mei nnnn. Pada tahun nnnn, Perseroan merubah nama menjadi ZZZZ. Tahun nnnn ZZZZ mulai memfokuskan diri pada bidang pembiayaan konsumen secara retail, dan pada tahun nnnn berhasil mengimplementasikan Sistem komputerisasi inti (core application).

Mayoritas sahamnya dimiliki oleh AAAA, Tbk tentunya akan mempengaruhi banyak kebijakan di ZZZZ. Dan pada saat ini ZZZZ dengan sekitar 1.000 karyawan dituntut agar tetap dapat meningkatkan profitabilitasnya dalam kancah persaingan yang makin sengit. Perubahan landscape bisnis ekternal memaksa ZZZZ untuk terus bergerak cepat.

 

Divisi IT ZZZZ saat ini 2 Data Center dgn lebih kurang 20 server dengan lebih kurang 100 online sites, 20 cabang dan 80 point-of-service, yang setiap harinya melayani tidak kurang akses 200 concurrent user dengan sekitar 200 PCdesktop/notebook/thin-client.

 

Yang terjadi kemudian IT di ZZZ terbentuk dengan paradigma lama dengan segala permasalahannya. Dalam upaya menyelaraskan IT dengan tujuan-tujuan dan ekspektasi-ekspektasi bisnis yang dinamis, diperlukan konsep baru IT, sebagaimana terlukis dalam gambar berikut:

 Image

PT AAAAA, sebagai konsultan Strategi IT mengambil inisiatif untuk membantu FIF dalam program Perumusan dan Perancangan Pengelolaan IT Yang Berorientasi Kepada Layanan.

Tujuan

Menyediakan sebuah dokumen Perumusan dan Perancangan Pengelolaan IT Yang Berorientasi Kepada Layanan yang akan diterapkan dalam lingkungan PT ZZZZ.

Ruang Lingkup

1) Mengkaji ulang dan menganalisa kondisi PT ZZZZ saat ini.

2) Menyusun dan merumuskan alternatif solusi untuk Pengelolaan IT Yang Berorientasi Kepada Layanan yang akan diterapkan.

 

  2.  Membangun Arsitektur IT Berorientasi Layanan.Memilih Konsep Yang Tepat Guna.

IT Governance

Masalah yang kerapkali muncul dari sebuah IT Departemen pada perusahaan yang mapan biasanya adalah tidak terkelolanya IT dengan baik. IT tidak bisa menyelaraskan kepentingan Bisnis, begitu juga sebaliknya.

 

IT Governance adalah sebuah teknik pengelolaan IT yang baik yang didefinisikan sebagai menetapkan kerangka kerja untuk keputusan-keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendorong hasrat perilaku dalam menggunakan IT. Kerangka kerja tersebut dapat terlihat dalam gambar di bawah ini:

Image

IT Infrastructure Library

Dalam mengelola IT pada akhirnya kita harus kembali focus kepada bisnis, organisasi yang cost-effective. Kerangka kerja IT Infrastructure Library (ITIL) biasanya digunakan untuk melakukan desain ulang, dari sebuah pendekatan process-led ke sebuah pendekatan siklus layanan (service lifecycle). Ini harus dipandang secara utuh dan terintegrasi dengan strategi bisnis dalam lima inti sebagai berikut:

 

 

1. Service Strategy dimana akan mematikan startegi IT kembali kepada keseluruhan tujuan-tujuan dan ekpektasi-ekpektasi bisnis

2. Service Design dimana keperluan bisnis yang baru maupun yang berubah berakhir dengan pengembangan dari sebuah solusi yang sesuai dengan dokumentasi kebutuhan bisnis.

3. Service Transition dimana memperhatikan managing change, risk & quality assurance memiliki sebuah obyetif untuk mengimplementasikan rancangan layanan yang dapat mengelola layanan dan infrastruktur dalam suatu control

4. Service Operation dimana memperhatikan bisnis sebagai aktivitas rutin.

5. Continual Service Improvement dimana memiliki pandangan yang menyeluruh dari seluruh elemen-elemen dan memperlihatkan cara-cara seluruh proses dan layanan yang dapat diperbaiki.

 

ITIL Framework dapat diilustrasikan seperti gambar di bawah ini.

Image

IT Service Management

Guna mencapai tujuan-tujuan dan ekpektasi-ekpekatasi bisnis, layanan-layanan IT harus dikelola agar IT dapat menyelaraskan bisnis. Kerangka kerja pengelolaan layanan IT dikenal dengan IT Service Management (ITSM). Paling tidak ada 10 area utama dalam ITSM seperti terlihat dalam gambar di bawah ini:

Image

   3. Metodologi,Mengawali Jalan Panjang Menuju Perbaikan.

Tahapan Konsultasi

Seusai dengan pertemuan terakhir, tahapan konsultasi akan dibagi dalam 2 tahapan, sebagai berikut:

 

  1. Brief Consultancy yang merupakan tahap awal konsultansi untuk mendapatkan alternatif solusi dari akar permasalah yang ada. PT XXXX membatasi diri pada tahapan ini.

 

  • Secara umum tahapan awal ini terdiri dari : Awareness, Workshop, Assessment, Perumusan dan pemilihan alternatif solusi

 

  • Deliverables program konsultansi pada tahapan ini adalah Dokumen Perumusan dan pemilihan alternatif solusi.

 

 2.In-Depth Consultancy yang merupakan kelanjutan dari tahapan konsultansi sebelumnya. Di tahapan ini akan dibahas secara mendalam mengenai solusi serta eksekusinya

Image

   4. Pelaksanaan Program

Memerlukan Partisipasi Aktif Seluruh Pemangku Kepentingan

 

Biaya

1) Perhitungan Biaya

Jangka Waktu         : 62 hari kerja efektif

Beban Kerja           : 124 hari orang

Jadwal Kerja           : dd mmmm – dd mmmm yyyy (*

Biaya Program                : Rp. XXX.XXX.XXX,-

(* Asumsi bahwa penandatanganan kontrak pada tanggal dd mmmmm yyyy

 

2) Termin Pembayaran

  • Termin I sebesar Rp. XX.XXX.XXX,- (30%) setelah kontrak ditandatangani
  • Termin II sebesar Rp. XX.XXX.XXX,- (40%) setelah pekerjaan mencapai 70%.
  • Termin III sebesar Rp XX.XXX.XXX,- (30%) setelah serah terima pekerjaan.

 

3) Kondisi

Biaya tersebut tidak termasuk pajak-pajak yang muncul.

 

4) Pembayaran dengan cara transfer ke rekening

PT ZZZZZZZZZZ

Bank Mandiri Cabang xxxxxxxxxxx

Nomor Account: nnnnnnnnnnnnn

Alamat Korespondensi

PT ZZZZZZZZZZZZZZZZ

Xxxxxxxxxxxxxx No. nn

Jl Xxxxxxxxxx No. nn-nn

Jakarta

Phone +62-21-9999999

Fax     +62-21-9999999

 

  5. Penutup

 

Permasalahan yang kerap muncul ke permukaan tidak bisa diperbaiki dengan cara teknis belaka. Diperlukan terobosan untuk melakukan perubahan rancangan arsitektur pengelolaan IT. Perubahan konsep pengelolaan IT dari pendekatan process-led menjadi pendekatan service lifecycle. Sehingga dapat menyelesaikan masalah tersebut, juga akan membawa IT senantiasa mampu menyelaraskan kepada dinamika Bisnis PT ZZZZ.

 

Demikian proposal yang kami usulkan untuk program Perumusan dan Perancangan Pengelolaan IT Yang Berorientasi Kepada Layanan. Semoga hal ini dapat mencapai maksud dan tujuan yang diinginkan PT ZZZZ.

 

 

 

 

 

 

 

PROPOSAL PENGEMBANGAN APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT VIA WEB, SMS GATEWAY DAN EMAIL (Contoh)

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring dan sejalan dengan perkembangan dunia industri perdagangan dan perekenomian yang berkembang begitu pesat membuat persaingan di dunia usaha pun semakin ketat. Misalnya, para pelaku usaha berlomba-lomba menawarkan produk-produk dengan harga yang terjangkau dengan fasilitas-fasilitas gratis untuk memikat para konsumen. Setiap pelaku perdagangan selalu berusaha menjaga eksistensinya di dunia industri, salah satunya dengan menjaga agar konsumen tetap setia dengan barang dan jasa yang ditawarkan. Perusahaan pun mulai mengubah pola pikir dari orientasi keuntungan ke arah faktor-faktor potensial lainnya seperti kepentingan pelanggan dan tingkat kepuasan pelanggan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan.

Semakin luasnya teknologi informasi maka, di dunia industri pun semakin populer dengan aplikasi CRM (Customer Relationship Management) yang memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antara perusahaan dengan para pelanggannya. CRM merupakan salah satu strategi yang menganjurkan agar perusahaan membuka saluran-saluran komunikasi semudah mungkin dengan tingkat respon yang tinggi, agar pelanggan merasakan kedekatan dengan pihak perusahaan. Aplikasi operasional CRM ini berperan dalam interaksi dengan pelanggan. Diharapkan dengan adanya implementasi CRM yang baik akan membawa perusahaan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan khususnya di PT Capella Medan Cabang Pekanbaru.

B. ANALISA KELEMAHAN

Sistem lama yang masih menggunakan menggunakan perhitungan manual, tabel data yang dibangun belum ada normalisasi, pemberitahuan dari bagian service ke pelayanan konsumen masih menggunakan papan pengingat, masih menggunakan sistem call manual sebagai satu-satunya jalur komunikasi, perhitungan hanya mencapai batas 1000 km/kendaraan, dan data perhitungan statik sehingga tidak memungkinkan terjadi perkembangan di kemudian hari.

C. ANALISA KELAYAKAN

Untuk memastikan sistem dapat dilanjutkan dan menguntungkan maka sistem harus dievaluasi kelayakannya. Berikut beberapa tahapan uji kelayakan :
1. Teknikal : Dilihat dari sisi teknikal sistem ini dikembangkan dan diterapkan menggunakan teknologi yang terbaru yaitu menggunakan ASP.NET dengan database MySQL.
2. Ekonomi : Secara ekonomi sistem ini akan membutuhkan biaya yang tidak terlalu besar, tetapi kemungkinan hasil yang diberikan oleh sistem akan banyak membantu dan mempermudah pegawai PT Capella Medan Cabang Pekanbaru untuk melakukan konfirmasi service kepada pelanggan.
3. Operasional : Secara operasional sistem ini tidak membutuhkan kemampuan khusus dalam penggunaannya. Hanya saja, diperlukan pengetahuan dalam menggunakan format-format yang dibutuhkan untuk mengakses informasi.
4. Jadwal : Pengembangan aplikasi membutuhkan waktu selama 2 bulan.

D. TUJUAN PROYEK

Proposal ini diajukan untuk membantu PT Capella Medan Cabang Pekanbaru dalam memenuhi kebutuhannya meningkatkan kualitas pelayanan khususnya penyampaian informasi service kepada pelanggan. Dengan berbasis web, sms dan email akan memudahkan dan mempercepat penyampaian informasi service kepada pelanggan.

E. KELUARAN UMUM

Informasi yang dibutuhkan sistem adalah data tanggal service kendaraan.

F. INFORMASI INPUT SECARA UMUM

Informasi yang di input merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mendapatkan tanggal service kendaraan. Misalnya bagian service memasukkan data kilometer kendaraan saat service maka secara otomatis akan dilakukan perhitungan untuk mendapatkan data tanggal service selanjutnya. Selanjutnya, pelanggan akan dikonfirmasi untuk datang service melalui telepon, sms atau email. Pelanggan juga dapat melakukan pergantian nomor HP dengan format yang telah ditentukan.

G. KINERJA (PERFORMANCE)

Banyaknya tansaksi yang akan diproses dan data disimpan, tergantung dari banyaknya penyimpanan data penjualan dan data pelanggan yang harus dihubungi atau dikonfirmasi untuk datang service.. Kemungkinan gagal dalam penyampaian informasi service melalui SMS dan email bisa saja terjadi karena faktor-faktor yang diantaranya gangguan server, ataupun gangguan jaringan GSM.

H. PENGOPERASIAN DAN LINGKUNGAN

Komputer server akan ditempatkan di perusahaan yang bersangkutan dan dikelola oleh seorang admin database, sedangkan pengguna dapat menerima konfirmasi service dimana pun pengguna berada.

I. PENGANTARMUKAAN DENGAN PEMAKAI

Dalam aplikasi ini terdapat 4 user, yaitu administrator, bagian penjualan, bagian pelayanan konsumen dan bagian service. Berikut keterangan singkat mengenai antarmuka pada masing-masing pengguna.

1. Antarmuka administrator Berikut adalah contoh antarmuka halaman beranda administrator.
1
Gambar 1. Halaman beranda Administrator

Menu yang terdapat pada halaman administrator ini adalah menu beranda, kelipatan, tipe mobil, pengguna, ubah password, bantuan dan keluar.
a. Menu kelipatan untuk melakukan pengaturan kelipatan kilometer service kendaraan.
b. Menu tipe mobil untuk melakukan pengaturan tipe mobil berdasarkan kilometer service kendaraan.
c. Menu pengguna untuk melakukan pengaturan pengguna pada bagian penjualan, bagian pelayanan
konsumen dan bagian service.
d. Bagian ubah password untuk melakukan pengubahan password.
e. Menu bantuan untuk melihat penjelasan masing-masing menu apa fungsi dan kegunaannya.

2. Antarmuka bagian penjualan
Berikut adalah contoh antarmuka halaman beranda bagian penjualan.
2
Gambar 2. Halaman beranda bagian penjualan

Menu yang terdapat pada halaman bagian penjualan ini adalah menu beranda, penjualan, ubah password, bantuan dan keluar.
a. Menu penjualan untuk melakukan pengaturan data penjualan kendaraan.
b. Bagian ubah password untuk melakukan pengubahan password.
c. Menu bantuan untuk melihat penjelasan masing-masing menu apa fungsi dan kegunaannya.

3. Antarmuka bagian pelayanan konsumen
Berikut adalah contoh antarmuka halaman beranda bagian pelayanan konsumen.
3
Gambar 3. Halaman beranda bagian pelayanan konsumen

Menu yang terdapat pada halaman bagian pelayanan konsumen ini adalah menu beranda, lihat penjualan, happy call, booking, ubah password, bantuan dan keluar.
a. Menu lihat penjualan untuk melakukan melihat data penjualan kendaraan.
b. Menu happy call untuk melakukan pengaturan berhubungan dengan melakukan pemanggilan service
kepada pelanggan. Inti dari tugas bagian pelayanan konsumen terdapat di menu ini.
c. Menu booking untuk melakukan pengaturan booking apabila terdapat pelanggan yang ingin booking.
d. Bagian ubah password untuk melakukan pengubahan password.
e. Menu bantuan untuk melihat penjelasan masing-masing menu apa fungsi dan kegunaannya.

4. Antarmuka bagian service
Berikut adalah contoh antarmuka halaman beranda bagian service.
4
Gambar 4. Halaman beranda bagian service

Menu yang terdapat pada halaman bagian service ini adalah menu beranda, data mobil, daftar booking, ubah password, bantuan dan keluar.
a. Menu data mobil untuk melakukan penginputan data kilometer service kendaraan.
b. Menu daftar booking untuk melihat data pelanggan yang melakukan booking.
c. Bagian ubah password untuk melakukan pengubahan password.
d. Menu bantuan untuk melihat penjelasan masing-masing menu apa fungsi dan kegunaannya.

J. PEMELIHARAAN DAN DUKUNGAN

Berikut jaminan-jaminan yang dibutukan dalam pemeliharaan dan dukungan sistem :
1. Pastikan bahwa jaringan telekomukasi tidak mengalami gangguan sehingga pengiriman SMS tidak terganggu selama 24 jam/hari. Untuk menyikapinya perlu adanya penggunaan beberapa nomor dengan operator yang berbeda.
2. Sistem ini akan terus dapat digunakan selama perusahaan tidak mengubah struktur organisasi atau SOP baik itu sebagian atau keseluruhan.
3. Sebaiknya sebulan sekali atau dalam waktu berkala dilakukan backup untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi pada data yang disimpan.

K. DOKUMENTASI DAN PELATIHAN

Dokumen yang dibutuhkan adalah berupa katalog yang berisi format-format pengiriman SMS bagaimana pelanggan melakukan booking service via SMS dan penukaran nomor handphone. Dokumen juga dilengkapai dengan penggunaan manual aplikasi. Pelatihan diberikan kepada administrator, bagian penjualan, bagian pelayanan konsumen dan bagian service agar dapat mengoperasikan sistem secara maksimal.

PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM

L. TAHAP PENGEMBANGAN SISTEM

Ada beberapa tahap dalam pengembangan sistem yang akan dibangun :
1. Survei Survei dilakukan kepada perusahaan bagaimana sistem manual yang sekarang dapat dilakukan pengembangan ke arah yang lebih baik dan memudahkan pengguna.
2. Analisis Analisis dilakukan dengan melakukan wawancara langsung kepada pegawai perusahaan.
3. Perancangan Perancangan dilakukan setelah tahap analisis selesai dilakukakn. Sehingga pengembang dapat merancang bentuk dari sistem yang akan dibangun.
4. Implementasi Tahap implementasi ini dapat dilakukan setelah menyelesaikan tahap perancangan. Sistem mulai dibangun pada tahapan ini.

M. GAMBARAN UMUM SISTEM

Dalam proyek ini dibuat sistem aplikasi yang dapat menampilkan perkiraan tanggal service kendaraan berbasis web. Selanjutnya pelanggan akan dikonfirmasi baik melalui telepon, SMS, dan email. Sistem ini mempunyai tujuan untuk memberikan kemudahan pada pegawai perusahaan dalam menyampaikan informasi service kepada pelanggan. Program ini hanya diperuntukkan pada pelanggan perusahaan yang membeli kendaraan pada perusahaan yang sudah terdaftar saja.

N. SPESIFIKASI SISTEM YANG DIGUNAKAN

Berikut beberapa spesifikasi sistem yang digunakan :
1. Perangkat Keras: Perangkat keras yang digunakan adalah yang mendukung proses pengiriman konfirmasi service kepada pelanggan, seperti berikut :
a. Perangkat modem beserta nomor operator yang akan digunakan.
b. Perangkat komputer dengan sistem operasi Windows 7 Ultimate, prosesor Intel Core i3

2. Perangkat Lunak
a. Windows 7 Ultimate sebagai sistem operasi.
b. Gammu v1.27.90 aplikasi open source untuk keperluan SMS gateway.
c. Microsoft visual studio untuk ASP.NET d. MySQL sebagai server database

O. TIM PEMBUAT SISTEM

Nama : Ridho Yufikarmas
Peranan : Analis Sistem
Posisi : Kepala Projek

Nama : Yeriandi dan Yulyanti
Peranan : Programmer sekaligus dokumentator
Posisi : Anggota Tim

P. WAKTU PELAKSANAAN

1. Tanggal mulai proyek : 15 Juli 2012 2.
Tanggal akhir proyek : 15 September 2012

Q. FEATURE (Jaminan, Dokumen dan Pelatihan)

1. Satu Minggu full maintenance setelah instalasi dan 1 bulan support (error fix)
2. Katalog format booking service, pertukaran nomor pelanggan dan dokumen petunjuk manual penggunaan sistem.
3. Pelatihan penggunaan aplikasi untuk administrator, bagian penjualan, bagian pelayanan konsumen, dan bagian service.

R. PENERIMAAN

Pengembangan sistem aplikasi dibagi menjadi 2 tahap utama;
Tahap 1 Pembuatan sistem
Tahap 2 Pengujian dan perbaikan

Setiap tahap akan diselesaikan kurang lebih 1 bulan, tahapan pertama akan dimulai dengan persyaratan apabila pihak perusahaan telah menandatangani kontrak dihadapan notulis, apabila tahap pertama selesai perusahaan harus membayar 80% dari total pembayaran yang harus dibayar dan 20% setelah pengujian dan perbaikan berhasil dilaksanakan dengan baik.

S. RINCIAN BIAYA

1. Biaya Persiapan Operasi
a. Biaya instalasi software
Sistem Operasi Windows 7 Ultimate : Rp1.800.000
Mic.Visual Studio : Rp2.000.000
Alamat Domain Server : Rp100.000
No SMS Premium : Rp2.000.000
b. Biaya instalasi hardware
Prosesor Intel Core i3 : Rp1.500.000
Monitor LED 21” : Rp1.000.000
Mouse dan Keyboard : Rp100.000
Modem : Rp500.000

2. Biaya Proyek
Analis sistem : Rp3.000.000
Programmer : Rp5.000.000
Dokumentator : Rp2.000.000
Biaya Transportasi : Rp200.000

3. Tahap Analisis dan Desain Biaya
Mengumpulkan Data : Rp. 100.000
Biaya Rapat : Rp. 150.000

4. Tahap Penerapan Sistem
Biaya pelatihan sistem aplikasi : Rp1.000.000

5. Biaya Operasi dan Perawatan
Biaya perawatan Hardware : Rp1.500.000
Biaya perawatan Software : Rp1.500.000
Biaya Konsultasi : Rp500.000
Total Biaya Keseluruhan Rp. 22.950.000

T. PENUTUP
Demikian proposal ini semoga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bapak/ibu dalam memilih pengembangan aplikasi customer relationship management untuk membantu menyampaikan informasi service kepada pelanggan. Kami mengharapkan bapak/ibu dapat bekerja sama untuk pengembangan aplikasi yang lebih baik. Terimakasih.

SUMBER:

http://cheatlinknote.blogspot.com/2012/12/proposal-pengembangan-aplikasi-customer.html

REVIEW JURNAL PSIKOLOGI KEPRIBADIAN

TOPIK:

Tahap Perkembangan Erik Erikson

PENULIS:

Donald Capps

TAHUN:

27 April 2007

JUDUL:

Mother, Melancholia, and Play in Erik H. Erikson’s
Childhood and Society

JURNAL:

J Relig Health

VOL. DAN HALAMAN:

Vol.46 dan Hal. 591–606

LANDASAN TEORI:

Jurnal ini difokuskan pada hubungan antara melankoli anak dan konflik dengan ibu otoritas, dan menarik perhatian pada peran restoratif humor. Pada jurnal ini, penulis membahas dua dari tiga bab dalam bagian tiga,”Perkembangan Ego,” buku besar pertama Erikson, Anak dan Masyarakat [Erikson, Anak dan masyarakat. Jakarta: W. W. Norton, 1950, Anak dan masyarakat (rev. edition). Jakarta: W. W. Norton, 1963]. Penulis mempelajari tema hubungan melankoli dan ibu, tetapi fokus pada peran restoratif bermain. Penulis menafsirkan perbedaan antara dua kasus dalam yang dikemukakan Sigmund Freud, ”Mourning dan melankoli” [Freud, Mourning dan melankoli.

METODE DAN SUBJEK:

Penulis mengulas kasus yang dikerjakan Erikson mulai bab tentang Jean, gadis 5 tahun penderita skizofrenia. Jean selalu merasa aneh ketika tiba di rumahnya lagi setelah meninggalkan rumahnya untuk beberapa waktu, dia mengamuk dan histeris sehingga membuat ibunya menjadi histeris. Jean berlari dan mengelilingi bagian rumahnya, setelah menemukan bantal, ia kemuadian memeluk dan berbicara dan tertawa terbahak-bahak dengan objek bantalnya itu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis. Dimana Erikson mulai menganalisa kejadian-kejadian yang dialami oleh si penderita skizofrenia dengan cara menanyakan kepada ibunya hal-hal yang pernah dialami sang penderita di masa lalunya.

INSTRUMEN:

Erikson mengusulkan rencana pengobatan awal yaitu sebagai berikut:
Memperhatikan bahwa Jean tidak tinggal bersama orangtuanya selama berbulan-bulan. Ia mengusulkan bahwa Jean harus dikembalikan ke rumah keluarganya
dan untuk beberapa waktu yang lama, ibu harus mengambil alih perawatan Jean di bawah bimbingan Erikson. Ibunya harus menumbuhkan kembali sikap percaya Jean kepada dirinya.

HASIL:

Dengan metode yang digunakan Erikson, Jean kembali menumbuhkan rasa percaya diri dan percaya kepada orang tuanya. Alhasil, Jean menjadi percaya diri dan mulai bisa memainkan piano. Hal ini adalah salah satu kejutan yang begitu menakjubkan dalam kasus yang diteliti oleh Erikson.

KESIMPULAN:

Kasus ini menggambarkan kelemahan ego esensial yang menyebabkan anak-anak ini akan terpengaruh pada satu waktu dengan ‘drivenness’ difokuskan pada bagian lain suatu individu.
Hal ini dalam pandangannya, bahwa mereka gagal untuk dapat belajar, mengingat, dan untuk unggul, biasanya di beberapa upaya artistik yang mencerminkan mitra sensorik fiksasi mereka dasarnya lisan. Ini hanyalah bahwa mereka tidak dapat mengintegrasikan semuanya, ego mereka adalah impoten. Penderita pkizofrenia saat ia tumbuh dewasa, perbedaan antara kronologis usia dan perilakunya menjadi sangat berbeda ditandai dengan asosiasi dengan anak-anak sebayanya.

SUMBER: http://utamitamii.blogspot.com/2012/03/contoh-review-jurnal.html

PENULISAN MAKALAH “Michael Jordan, Sang Legenda Basket”.

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

MAKALAH BAHASA INDONESIA 2

Michael Jordan, Sang Legenda Basket

Nama : Oddy Agusta PM
Kelas : 3KA22
NPM : 12109258

UNTUK MELENGKAPI TUGAS BAHASA INDONESIA 2
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkah rahmat petunjuk dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Penulisan Makalah ini. Shalawat dan salam penulis haturkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia sampai akhir jaman.
Adapun Penulisan Makalah ini disusun untuk melengkapi tugas kedua Bahasa Indonesia (softskill) pada jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Gunadarma.
Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Penulisan Makalah ini, terutama kepada :
1. Ibu Prof. E. S. Margianti, S.E, M.M, selaku Rektor Universitas Gunadarma.
2. Bapak Bambang Wahyudi S.Kom, M.SI, selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer
3. Bapak Dr. Setia Wirawan, SKom, M.SI, selaku Ketua Sistem Informasi.
4. Bapak Jono Suroyo S.Kom, M.SI, selaku Dosen Bahasa Indonesia 2.
5. Seluruh keluarga tercinta, yang selalu memberikan dorongan dan doa restu-nya.
6. Dan Kawan – kawan 3KA22 atas solidaritas dan dukungannya.
Dengan segala kerendahan hati, penulis sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam Penulisan Makalah ini. Oleh karena itu penulis mohon maaf atas kekurangan tersebut. Saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan Penulisan Makalah ini. Akhir harapan penulis adalah semoga Penulisan Makalah ini dapat bermanfaat, bagi penulis, perkembangan dunia menjaga kesehatan, serta para pembaca Penulisan Makalah ini.
Akhir kata Assallammualaikum Wr Wb.
Bekasi, 25 April 2012

Oddy Agusta PM

ii

Daftar isi

Halaman
Halaman judul …………………………………………………………………i
Kata pengantar ……………………………………………………………… ii
Daftar isi ……………………………………………………………………..iii
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………1
1.1 Latar belakang ……………………………………………………1
1.2 Batasan masalah …………………………………………………..2
1.3 Rumusan masalah ………………………………………………….2
1.4 Tujuan …………………………………………………………… 2
1.5 Manfaat ……………………………………………………………2
BAB II KAJIAN PUSTAKA ………………………………………………….3
2.1.Pengertian Biografi ……………………………………………………3-4
BAB III METODE PENELITIAN ……………………………………………5
3.1.Subjek penelitian ……………………………………………………5
3.2.Tehnik pengumpulan data…………………………………………….5
3.3.Tehnik analisis data …………………………………………………5
BAB IV PEMBAHASAN………………………………………………………………………..6
4.1.Garis besar Isi ……….……………………………………………………6-8
BAB V PENUTUP ……………………………………………………………14
5.1 Kesimpulan ………………………………………………………..14
5.2 Saran ………………………………………………………………14
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………….15

iii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Sejak masa reformasi media massa di Indonesia mengalami perkembangan pesat. Mulai dari media cetak seperti surat kabar dan majalah hingga munculnya saluran-saluran baru radio dan televisi. Dari segi isi dan pemberitaan, media juga dapat dikatakan lebih “berani” dalam mengomentari kebijakan pemerintah atau memberitakan realita di masyarakat, serta jangan dilupakan salah satu media cetak sebagai sumber pengetauhan paling penting adalah Buku.
Buku dalam arti luas mencakup semua tulisan dan gambar yang ditulis dan dilukiskan atas segala macam lembaran papyrus, lontar, perkamen dan kertas dengan segala bentuknya: berupa gulungan, di lubangi dan diikat dengan atau dijilid muka belakangnya dengan kulit, kain, karton dan kayu. (Ensiklopedi Indonesia (1980, hlm. 538))
Sesuai dengan empat definisi buku di atas, maka buku diartikan sebagai kumpulan kertas tercetak dan terjilid berisi informasi dengan jumlah halaman paling sedikit 48 halaman yang dapat dijadikan salah satu sumber dalam proses belajar dan membelajarkan.
Terdapat banyak jenis-jenis dari buku, seperti buku sejarah, buku pembelajaran, dan salah satunya adalah buku biografi. Diantara beberapa jenis buku yang disebutkan tadi, buku jenis biografi adalah jenis buku yang memeberikan pengetahuan luas berdasarkan profil dari seseorang atau kehidupan seseorang yang patut diteladani atau orang-orang legenda/penting yang ada di dunia ini.Kita dapat mempelajari kisah hidup dan pelajaran yang diambil dari mereka melalui buku Biografi ini.Untuk itu maka penulis mencoba membuat makalah ini dengan memberikan penjelasan mendalam tentang Buku Biografi salah seorang profil yang patut kita pelajari dan banyak pelajaran yang dapat kita ambil.

1

1.2 BATASAN MASALAH
Karya tulis ilmiah ini penulis hanya membatasi pada penjelasan tentang garis besar isi biografi orang itu serta pelajaran apa saja yang dapat kita ambil dari buku ini .yang lainnya tidak akan di bahas dalam karya tulis ilmiah ini.

1.3 RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang dan batasan masalah tesebut, maka kami dapat membuat rumusan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana Garis besar isi yang ada dalam Buku “Michael Jordan,Sang Legenda Basket”?
2. Pesan moral dan pelajaran penting apa sajakah yang dapat diambil dalam Buku “Michael Jordan,Sang Legenda Basket”?.

1.4 TUJUAN
Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk :
• Mendeskripsikan Garis besar isi dalam Buku “Michael Jordan,Sang Legenda Basket”.
• Mendeskripsikan Pesan moral dan pelajaran penting apa sajakah yang dapat diambil dalam Buku “Michael Jordan,Sang Legenda Basket”.

1.5 MANFAAT
Karya tulis ilmiah ini dapat dimanfaatkan sebagai :
1. Wacana belajar
2. Untuk lebih memahami pembelajaran/pesan yang dapat diambil dari Buku Biografi.
3. Sebagai literatur untuk lebih memahami pesan penting/isi buku dalam Buku Biografi.

2

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Biografi
Biografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bios yang berarti hidup, dab graphien yang berarti tulis. Dengan kata lain biografi merupakan tulisan tentang kehidupan seseorang. Biografi, secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang. Biografi dapat berbentuk beberapa baris kalimat saja, namun juga dapat berupa lebih dari satu buku.
Perbedaannya adalah, biografi singkat hanya memaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang dan peran pentingnya sementara biografi yang panjang meliputi, tentunya, informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail dan tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yang baik.
Biografi menganalisa dan menerangkan kejadian-kejadian dalam hidup seseorang. Lewat biografi, akan ditemukan hubungan, keterangan arti dari tindakan tertentu atau misteri yang melingkupi hidup seseorang, serta penjelasan mengenai tindakan dan perilaku hidupnya. Biografi biasanya dapat bercerita tentang kehidupan seorang tokoh terkenal atau tidak terkenal, namun demikian, biografi tentang orang biasa akan menceritakan mengenai satu atau lebih tempat atau masa tertentu. Biografi seringkali bercerita mengenai seorang tokoh sejarah, namun tak jarang juga tentang orang yang masih hidup. Banyak biografi ditulis secara kronologis. Beberapa periode waktu tersebut dapat dikelompokkan berdasar tema-tema utama tertentu (misalnya “masa-masa awal yang susah” atau “ambisi dan pencapaian”). Walau begitu, beberapa yang lain berfokus pada topik-topik atau pencapaian tertentu.
Biografi memerlukan bahan-bahan utama dan bahan pendukung. Bahan utama dapat berupa benda-benda seperti surat-surat, buku harian, atau kliping koran. Sedangkan bahan-bahan pendukung biasanya berupa biografi lain, buku-buku referensi atau sejarah yang memaparkan peranan subyek biografi itu.
Biografi adalah suatu kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang bersumber pada subjek rekaan (non-fiction / kisah nyata). Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tangga lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang,tetapi juga menceritakan tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut yang menonjolkan perbedaan perwatakan termasuk pengalaman pribadi.
Macam-macam Biografi :
* Berdasarkan sisi penulis
* Berdasarkan Isinya
* Berdasarkan persoalan yang dibahas
* Berdasarkan penerbitannya

3

Berdasarkan sisi penulis
1. Autobiografi.
Ditulis sendiri oleh tokoh yang tercatat perjalanan hidupnya
2. Biografi.
Ditulis oleh orang lain, berdasarkan izin penulisan dibagi atas :
Authorized biography, yaitu biografi yang penulisannya seizin atau sepengetahuam tokoh didalamnya
Unauthorized biography, yaitu ditulis seseorang tanpa sepengetahuan atau izin dari tokoh di dalamnya (biasanya karena telah wafat)

Berdasarkan Isinya
Biografi Perjalanan Hidup, Isinya berupa perjalanan hidup lengkap atau sebagian paling berkesan.
Biografi Perjalanan Karir, Isinya berupa perjalanan karir dari awal karir hingga karir terbaru, atau sebagian perjalanan karir dalam mencapai sukses tertentu.

Berdasarkan persoalan yang dibahas
Biografi politik.
yaitu penulisan tokoh-tokoh di negeri ini dari sudut politik. Dalam biografi semacam ini bahan-bahan dikumpulkan biasanya melalui riset. Namun, biografi semacam ini kadang kala tidak lepas dari kepentingan penulis ataupun sosok yang ditulisnya.
Intelektual biografi
yang juga disusun melalui riset dan segenap temuan dituangkanpenulisnya dalam gaya penulisan ilmiah.
Biografi jurnalistik ataupun biografi sastra
yaitu materi penulisan biasanya diperoleh dari hasil wawancara terhadap tokoh yang akan ditulis maupun yang menjadi rujukan sebagai pendukung penulisan. Ini lebih ringan karena Cuma keterampilan dan wawancara.

Berdasarkan penerbitannya
Buku Sendiri.
Penerbitan buku kategori ini dilakukan atas inisiatif penerbit dengan seluruh biaya penulisan, percetakan, danpemasaran ditanggung oleh produsen. Biografi jenis ini biasanya memuat kisah hidup tokoh-tokoh yang diperkirakan akan menarik perhatian publik.
Buku Subdisi.
Ongkos pembuatan buku jenis ini sebagian dibiayai oleh sponsor. Biasanya pola ini dilakukan pada buku-buku yang diperkirakan dari segi komersial tidak akan laku atau kalaupun bisa dijual harganya sangat tinggi sehingga tidak terjangkau.

4

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Subjek penilitian
Karya ilmiah ini mengambil subjek Buku Biografi “Michael Jordan,Sang Legenda Basket”. Buku ini mewakili Buku-Buku lain yang bertemakan buku biografi perjalanan hidup seseorang hingga meraih sukses.

3.2 Tehnik Pengumpulan data
Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam karya ilmiah ini adalah “Pengamatan atau Observasi”.

3.3 Tehnik Analisis data
Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode “Kuantitatif”.

5

BAB IV
PEMBAHASAN
4.1. Garis Besar Isi
Kehidupan awal

Michael Jordan lahir pada tanggal 17 Februari, 1963 di Brooklyn, New York, salah satu dari James dan lima Deloris Jordan anak-anak. Keluarganya pindah ke Wilmington, North Carolina, ketika Michael masih sangat muda. Ayahnya bekerja sebagai pengawas pabrik General Electric, dan ibunya bekerja di bank. Ayahnya mengajarinya bekerja keras dan tidak tergiur dengan kehidupan jalanan. Ibunya mengajarinya menjahit, membersihkan, dan mencuci pakaian. Yordania mencintai olahraga namun gagal untuk membuat SMA-nya tim basket sebagai mahasiswa tahun kedua. Dia terus berlatih dan membuat tim tahun depan.. Setelah SMA ia menerima beasiswa basket untuk University of North Carolina, di mana ia bermain di bawah pelatih Dean Smith.
Dalam musim pertamanya Jordan di North Carolina dia bernama Atlantic Coast Conference (ACC) Rookie of the Year untuk tahun 1982. Tim ini memenangkan kejuaraan ACC, dan Yordania membuat lompatan kopling menembak yang mengalahkan Georgetown University untuk kejuaraan dari Athletic Collegiate Nasional Association (NCAA). Jordan memimpin ACC dalam mencetak gol sebagai mahasiswa tahun kedua dan sebagai junior. The Sporting News menamainya pemain perguruan tinggi tahun ini untuk kedua tahun. Dia meninggalkan North Carolina setelah tahun pertama dan dipilih oleh Chicago Bulls dari National Basketball Association (NBA) sebagai memilih ketiga draft 1984. Sebelum bergabung dengan Bulls, Jordan adalah anggota Musim Panas tahun 1984 tim basket Olimpiade Amerika Serikat yang memenangkan medali emas di Los Angeles, California.
6

Awal pro tahun

Ketika Jordan dirancang oleh Chicago Bulls mereka adalah tim yang kalah, menggambar hanya sekitar enam ribu penggemar untuk pertandingan kandang. Yordania cepat berubah. Gaya bermain dan semangat sengit persaingan mengingatkan penulis olahraga dan penggemar Julius Erving (1950 -), yang pernah menjadi pemain superstar selama tahun 1970. Luar biasa kemampuan Jordan melompat dan menggantung waktu senang fans di arena sekitar liga. Di musim pertamanya ia diangkat ke tim All-Star dan kemudian dihormati sebagai Rookie liga of the Year.
Sebuah kaki patah absen Yordania untuk 64 game selama musim 1985-86, tapi dia kembali mencetak 49 poin melawan Boston Celtics di pertandingan pertama babak playoff dan 63 pada game-sebuah rekor kedua playoff NBA. Musim 1986-87 lagi-lagi salah satu keberhasilan individu, dan Yordania dimulai di pertandingan All-Star setelah menerima 1,5 juta suara rekaman. Ia menjadi pemain pertama sejak Wilt Chamberlain (1936-1999) untuk mencetak 3.000 poin dalam satu musim. Yordania menikmati sukses pribadi, tetapi Chicago tidak maju melebihi putaran pertama playoff sampai 1988. Yordania berkonsentrasi pada peningkatan keterampilan basket yang lain, dan pada tahun 1988 ia diangkat Pemain Bertahan of the Year. Dia juga terpilih Player liga Paling Berharga (MVP) dan menjadi pemain pertama yang memimpin liga dalam kedua scoring dan steal. Dia lagi bernama MVP di All-Star Game tahun itu.
Dengan menambahkan pemain seperti Scottie Pippen, Bill Cartwright, Horace Grant, dan John Paxson di sekitar Jordan, manajemen Bulls ‘menciptakan tim yang kuat yang memenangkan gelar NBA 1991 dengan mengalahkan Los Angeles Lakers. Tahun berikutnya, Bulls mengulang sebagai juara NBA dengan mengalahkan Portland Trail Blazers. Pada tahun 1992 Yordania juga bermain di “Dream Team”, yang berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Panas di Barcelona, Spanyol. Komite Olimpiade telah memilih untuk mengangkat larangan atlet profesional yang berpartisipasi dalam permainan. Tim dengan mudah memenangkan medali emas, memenangkan delapan pertandingan mereka dengan margin rata-rata 43,7 poin.
7

Tak terduga pensiun

Pada tahun 1993, setelah seri playoff yang tangguh dengan New York Knicks, Bulls bertemu dengan Phoenix Suns untuk kejuaraan NBA. Setelah selesai, Yordania sekali lagi Playoff MVP, dan Chicago telah memenangkan gelar langsung ketiga. Bahwa ayah musim panas Jordan, James, dibunuh oleh dua orang selama upaya perampokan. Jordan kesedihan kena tulah, dan kematian ayahnya, dikombinasikan dengan laporan media tentang perjudian, membimbingnya untuk mengumumkan pensiun dari bola basket profesional di bulan Oktober. Yordania telah memenangkan tiga gelar NBA lurus, tiga penghargaan MVP musim reguler, judul playoff tiga MVP, tujuh gelar berturut-turut mencetak gol, dan dia adalah seorang anggota tim All-Star setiap tahun bahwa ia di liga. Hanya dalam sembilan musim dia menjadi Bulls sepanjang masa pencetak gol terbanyak.
Pada 1994-95 Jordan bermain untuk Birmingham Barons, sebuah tim baseball liga kecil dalam sistem Chicago White Sox. Meskipun percobaan tujuh belas bulan menunjukkan bahwa ia bukan pemain bisbol liga utama, pengalaman dan waktu jauh dari basket memberikan istirahat yang sangat dibutuhkan dan kesempatan untuk mendapatkan kembali cintanya basket.

8

Kembali ke kemuliaan

Ketika Jordan kembali ke Chicago Bulls selama musim 1994-95 biasa, orang bertanya-tanya, “Mungkinkah dia melakukannya lagi?” .Ia bermain bagus, tapi dia jelas berkarat. The Bulls dikalahkan di babak playoff oleh Orlando Magic. Setelah musim panas bermain basket selama istirahat dari film live-action film kartun Jam Space, Jordan kembali dengan tekad keras untuk membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan untuk mendapatkan kembali di atas. Pada 1995-96 Bulls selesai musim reguler 72-10, sebuah rekor NBA untuk paling menang dalam satu musim, dan Yordania, dengan kembali ritme pemotretan nya, memperoleh gelar penilaian kedelapan. Dia juga menjadi pemain NBA kesepuluh untuk mencetak poin karir 25.000 dan tercepat kedua setelah Chamberlain untuk mencapai tanda itu. Bulls kemudian memenangkan kejuaraan NBA keempat mereka, menaklukkan Seattle Supersonics dalam enam pertandingan. Hanya sedikit yang menonton akan pernah lupa bagaimana Yordania berlutut, kepala membungkuk bola menang, di saat kemenangan pahit dan kesedihan mendalam. Permainan ini telah dimainkan pada Hari Ayah, tiga tahun setelah pembunuhan ayahnya.

9

Pensiun lagi

Jordan pensiun untuk kedua kalinya pada tahun 1999, mengakhiri karirnya pada nada tinggi sesaat setelah akhir resmi sengketa tenaga kerja antara pemain NBA dan pemilik tim. Banyak orang melihat dia sebagai pemain basket terbesar yang pernah, dan pensiun disebut akhir sebuah eraPada tahun 2000 Yordania menjadi bagian-pemilik dan presiden operasi bola basket dari Washington Wizards. Hal ini membuatnya hanya pemilik Amerika Afrika ketiga di NBA. Dia juga memperoleh hak milik di tim hoki Ibukota Washington. Juga pada tahun 2000, Yordania merayakan tahun pertama sebesar $ 1 juta program hibah untuk membantu guru membuat perbedaan di sekolah mereka.
Pada bulan September 2001, setelah berbulan-bulan rumor, Yordania mengumumkan bahwa ia mengakhiri tiga tahun pensiun untuk bermain bagi Wizards pada usia tiga puluh delapan. Pada konferensi pers untuk membicarakan comeback, ia berkata, “Secara fisik, aku tahu aku tidak dua puluh lima tahun, tapi aku merasa aku bisa memainkan permainan bola basket pada tingkat tertinggi”.Wizards, yang menang hanya sembilan belas pertandingan musim sebelumnya, ditingkatkan dengan penambahan Yordania. Setelah memilih untuk bermain di All-Star Game ketiga belas (di mana ia melewatkan slam dunk), Yordania memiliki Wizards dalam lomba untuk playoffs sampai menderita cedera lutut dan hilang bagian terakhir musim ini. Dia juga terganggu pada Januari 2002 ketika istrinya Juanita, yang dinikahinya pada tahun 1989, mengajukan gugatan cerai (Mereka memiliki tiga anak.) Bulan berikutnya perceraian dibatalkan. Yordania mengatakan ia berencana untuk bermain satu musim lagi untuk Wizards.

10

Dunia basket seakan kehilangan ruhnya. Tak urung, komentar yang meminta Jordan kembali ke lapangan terus bergema. Dan, hal itu akhirnya diwujudkan oleh Michael dengan bergabung lagi ke tim Chicago Bulls pada tahun 1995. “Saya mundur karena merasa sudah tak ada tantangan lagi. Dan saya kembali lagi karena saya merasa kini ada tantangan baru,” sebut Jordan dalam sebuah wawancara.Sosok Jordan memang fenomenal. Jika beberapa orang merasa kurang nyaman saat bertemu dengan halangan dan rintangan, ia justru mencarinya. Misalnya, ketika ia kembali dari pensiunnya, secara tidak langsung, ia menantang pemain basket yang dianggap sebagai penggantinya, Kobe Bryant. Dalam sebuah pertandingan para bintang, ia beraksi mencoba menundukkan juniornya tersebut.Hal tersebut juga ditunjukkan ketika masa awal kuliah. Karena tak punya tinggi badan yang memadai untuk masuk tim utama, dirinya sempat disingkirkan. Namun, bukannya merasa putus asa, ia terus berlatih sendiri hingga tinggi badannya mencukupi. Meski masih dianggap kurang ideal, ia mampu mencetak skor meyakinkan sehingga akhirnya jadi pilihan utama. “Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat menerima jika saya belum mencoba,” sebut Jordan mengungkap rahasia suksesnya.Tantangan dan halangan memang sering justru jadi penguat dirinya untuk mencapai prestasi. Pernah, ketika ia mulai masuk di tim profesional NBA, karena memunyai prestasi cemerlang, ia justru sempat “dikucilkan” oleh pemain senior. “Saat kita ingin mencapai sesuatu, pasti akan ada halangan. Saya juga menjumpainya seperti juga orang lain. Tapi, seharusnya itu tak perlu menghentikan kita. Seperti saat mendapati tembok, jangan berpikir menyerah, tapi coba lompati dan lewati,” ungkap Jordan. Dengan keyakinan inilah, Jordan mampu mengubah tantangan itu sebagai batu loncatan mencapai sukses yang lebih maksimal.
Kini, nama Jordan sangat lekat sebagai ikon NBA. Tak urung, legenda basket lain seperti Larry Bird pun hingga sampai mengomentari, “Dewa menyamar sebagai Michael Jordan.” Prestasi fenomenalnya membuat ia sering diundang untuk menyemangati banyak orang dalam berbagai bidang. “Saya sudah lebih dari 9000 kali gagal melakukan tembakan. Saya sudah hamper 300 kali kalah dalam pertandingan. Setidaknya, 26 kali saya dipercaya untuk menjadi algojo penentu kemenangan dan saya gagal. Saya gagal terus dan terus dalam hidup saya. Dan, justru karena itulah saya sukses,” sebut Jordan dalam beberapa kali pidatonya.
Prestasi fenomenal Michael Jordan tak diperoleh dalam sekali dua kali latihan. Ia juga sering gagal dalam kariernya. Namun, justru itulah yang menjadikan dia legenda hingga saat ini. Karena, ia tak pernah menyerah pada keterbatasan. Dan bahkan, ia mampu mengubahnya menjadi sebuah kekuatan. Keyakinan, kerja keras, dan ketekunan adalah contoh nyata dari seorang Michael Jordan yang patut kita contoh untuk mencapai sukses sebenarnya.
11

BAB V
PENUTUP

5.1 KESIMPULAN
Biografi adalah suatu kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang bersumber pada subjek rekaan (non-fiction / kisah nyata). Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tangga lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang,tetapi juga menceritakan tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut yang menonjolkan perbedaan perwatakan termasuk pengalamn pribadi. Dari hasil analisis diatas diketahui Biografi tersebut merupakan berdasarkan kisah nyata,bukan fiction.
Dari buku biografi ini,banyak pesan moral dan pelajaran kehidupan yang didapat.Seperti:
-Pantang menyerah pada keterbatasan, bahkan mampu mengubah menjadi sebuah kekuatan.
-Keyakinan, kerja keras, serta ketekunan.

5.2 SARAN
Adapun saran yang penulis berikan ialah :
1. Diharapkan para pembaca Buku ini daengan lebih mengenal dan mengetahui akan Tokoh yang ada dalam Buku ini.
2. Hendaknya mengambil hikmah dari isi Buku ini sebagai salah satu acuan hidup para pemuda Indonesia,untuk menghidupkan masa depan kelak.
3. Hendaknya dapat meneladani sifat tokoh utama yaitu Michael Jordan dalam kehidupannya.
Dengan adanya pembahasan Biografi dalam Buku ini saya berharap akan berguna sebagai ilmu dan pengetahuan yang baik untuk pembaca.

12

DAFTAR PUSTAKA

Porter, David. 2001. Michael Jordan, A Biography. America : Greenwood Press.
http://www.notablebiographies.com/Jo-Ki/Jordan-Michael.html.
Http ://www.scribd.com/doc/24590930/Contoh Karya Tulis Ilmiah.
Http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/12/pengertian-biografi-serta-cara-menulis.html

13