TUGAS 3

SOAL
1.Sebutkan gaya kepemimpinan yang saudara ketahui?2.Sebutkan manfaat dari organisasi informal?3.Sebutkan beberapa jenis bagan struktur organisasi?
4.Jelaskan perbedaan dari Tata Kerja, Sistem Kerja dan Prosedur Kerja?Jawab

1. Gaya kepemimpinan otoriter atau otokrasi, artinya sangat memaksakan kehendak kekuasaannya kepada bawahan.
Ciri-ciri Kepemimpinan Bertipe Otoriter :
Tanpa musyawarah.
Tidak mau menerima saran dari bawahan.
Mementingkan diri sendiri dan kelompok.
Selalu memerintah.
Memberikan tugas mendadak.
Gaya kepemimpinan demokratis, artinya bersikap tengah antara memaksakakan kehendak dan memberi kelonggaran kepada bawahan.
Ciri-ciri Kepemimpinan Bertipe Demokratis :
Pendapatnya terfokus pada hasil musyawarah.
Tenggang rasa.
Memberi kesempatan pengembangan karier bawahan.
Selalu menerima kritik bawahan.
Menciptakan suasana kekeluargaan.
Gaya kepemimpinan laissez fasif, yakni sikap membebaskan bawahan; dan.
Ciri-ciri Kepemimpinan Bertipe laissez fasif :
Pemimpin bersikap pasif.
Semua tugas diberikan kepada bawahan.
Tidak tegas.
Kurang memperhatikan kekurangan dan kelebihan bawahan.
Percaya kepada bawahan.
Gaya kepemimpinan situasional, yakni suatu sikap yang lebih melihat situasi: kapan harus bersikap memaksa, kapan harus moderat, dan pada situasi apa pula pemimpin harus memberikan keleluasaan pada bawahan.
Ciri-ciri Kepemimpinan Bertipe Situasional :
Supel atau luwes.
Berwawasan luas.
Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Mampu menggerakkan bawahan.
Bersikap keras pada saat-saat tertentu.
2.Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. manfaat organisasi informal adalah :
– Sebagai pendukung tujuan organisasi.
– Sebagai alat komunikasi tambahan.
– Sebagai alat pemuas kebutuhan social.
– Dapat membantu manajer yang kurang mampu.
3.Pembagian departemen atau unit struktur organisasi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam :
a. Departementalisasi Menurut Fungsi Pada pembagian ini orang yang memiliki fungsi yang terikat dikelompokkan menjadi satu. Umum terjadi pada organisasi kecil dengan sumber daya terbatas dengan produksi yang tidak banyak. Biasanya dibagi dalam bagian keuangan, pemasaran, umum, produksi, dan lain sebagainya.
b. Departementalisasi Menurut Produk atau Pasar Pada jenis departementalisasi ini orang-orang atau sumber daya yang ada dibagi ke dalam departementalisasi menurut fungsi, wilayah geografis, menurut jenis konsumen, dan lain sebagainya.
c. Departementalisasi Organisasi Matrix atau Matriks Bentuk organisasi matriks marupakan gabungan dari departementalisasi menurut fungsional dan departementalisasi menurut proyek. Seorang pegawai dapat memiliki dua posisi baik secara fungsi maupun proyek sehingga otomatis akan memiliki dua atasan atau komando ganda. Proyek biasanya diadakan secara tidak menentu dan sifatnya tidak tetap.
4.Tata kerja adalah cara pekerjaan dengan benar dan berhasil atau bisa mencapai tingkat efisien yang maksimal.
Prosedur kerja adalah tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya dan mau menuju mana, kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan maupun alat apa yang harus digunakan agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.
Sistem Kerja adalah susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s